MY LOOKS
MY BODY
MY LIFE
WHAT'S NOW
I AM FAST 3000
SOFTEX FOR UNICEF
FIRST PERIOD
PRODUCT
My Body
MY BODY

5 Jenis Gangguan Menstruasi yang Gak Boleh Dicuekkin!

5 Jenis Gangguan Menstruasi yang Gak Boleh Dicuekkin!

Pas menjelang dan sedang mengalami menstruasi (haid), kita pasti akan merasakan beberapa gejala yang bikin fisik kesakitan dan mood berantakan. Mulai dari nyeri, badan pegal (fatigue), ingin makan terus, pusing, mual, kembung (bloating), dan lain sebagainya.

 

Selain perasaan gak nyaman di atas, ada lagi gejala seperti siklus menstruasi (haid) berantakan dan volume darah keluar banyak atau sedikit. Semua gejala ini, walaupun kecil tapi jangan dicuekkin lho karena bisa jadi tanda-tanda dari gangguan menstruasi seperti:

 

5 Jenis Gangguan Menstruasi yang Gak Boleh Dicuekkin!

#1 POLIMENOREA

Gangguan ini terjadi ketika siklus menstruasi (haid) lebih pendek dari normal, atau kurang dari 21 hari. Sehingga bisa jadi dalam sebulan kita bisa haid dua kali dengan volume darah yang banyak atau sedikit. Umumnya polimenorea disebabin hormon yang gak seimbang, gejala endometriosis, dan lain-lain.

 

#2 OLIGOMENOREA

Kebalikan dari polimenorea, oligomenorea terjadi ketika siklus haid lebih panjang dari normal, atau lebih dari 35 hari dengan volume darah yang keluar sedikit. Selain itu, oligomenorea bikin periode menstruasi (haid) kita jadi gak teratur dan susah memprediksi waktu subur.

 

#3 AMENOREA

Berdasarkan DM yang diterima Happifyourworld selama ini, amenorea adalah gangguan menstruasi (haid) yang paling banyak dialami oleh Happy Females. Amenorea adalah kondisi ketika haid kita gak datang selama lebih dari 3 bulan berturut-turut.

Amenorea dibagi dua, yaitu amenorea primer dan amenorea sekunder. Amenorea primer kondisi ketika kita sudah berumur 18 tahun atau lebih tapi belum mengalami haid. Biasanya disebabkan oleh faktor genetik atau ada kelainan di organ reproduksi.

Sedangkan amenorea sekunder adalah kondisi ketika perempuan pernah mengalami haid tapi tiba-tiba haidnya berhenti. Umumnya hal ini disebabin karena faktor gizi, metabolisme, tumor, ada infeksi. Atau bisa juga karena faktor fisiologis, misalnya stres.

Amenorea umum dialami oleh perempuan yang sebelum atau baru puber, masa kehamilan, atau setelah menopause.

 

#4 MENORRHAGIA

Kondisi ketika jumlah pendarahan yang keluar lebih banyak dari normal, atau lebih dari 30-40ml. Selain itu, periode haidnya memanjang lebih dari tujuh hari. Ukuran ini mungkin agak membingungkan, mudahnya kamu harus ganti pembalut kurang dari dua jam sekali dengan intensitas volume darah yang banyak hingga bikin pembalut panjang Softex Comfort Slim 36cm atau 42cm penuh.

Menorrhagia biasanya disebabin hormon reproduksi yang gak seimbang, terutama hormon progesteron dan estrogen. Penyebab lainnya dan keterangan lebih detail bisa kamu baca di artikel tentang menorrhagia.

 

#5 DISMENORE

Dismenore adalah nyeri saat menstruasi (haid) yang sangat hebat, sampai menggangu aktivitas sehari-hari. Dismenore sangat gak boleh dicuekin, karena kemungkinan besar berhubungan dengan masalah kesehatan, seperti penyakit radang panggul, endometriosis, tumor, dan lain sebagainya.

 

5 Jenis Gangguan Menstruasi yang Gak Boleh Dicuekkin!

Nah bila mengalami kelima gangguan menstruasi di atas, sebaiknya segera konsultasi ke dokter. Siapin catatan tentang siklus menstruasi (haid) kita, gejala yang kita alami, sejak kapan gejala tersebut muncul.

Informasi yang detail akan sangat ngebantu dokter untuk melakukan diagnosa yang tepat. Kalaupun ada pemeriksaan lebih lanjut, misalnya USG, cek darah, atau lainnya, gak usah takut. Karena pemeriksaan ini adalah penunjang untuk mengetahui apa penyakit kita, penyebabnya, dan bagaimana cara pengobatan yang sesuai.

 


Foto: Shutterstock

Prev
Next

Bagikan artikel ke :