MY LOOKS
MY BODY
MY LIFE
WHAT'S NOW
I AM FAST 3000
SOFTEX FOR UNICEF
PRODUCT
My Body
MY BODY

Penyebab Siklus Menstruasi Lebih Pendek

“Padahal tanggal 6 kemarin baru aja selesai menstruasi (haid), kok tanggal 28 udah dapat lagi. Kenapa sebulan dapat dua kali?”

 

Pernah ngalamin hal yang sama dengan cerita di atas? Bila kita ngalamin dua kali siklus menstruasi (haid) dalam sebulan itu berarti siklus menstruasi (haid) kita memendek dari biasanya. Normalnya siklus menstruasi (haid) tiap cewek berlangsung antara 21-35 hari. Dihitung dari hari pertama siklus, ke hari pertama siklus berikutnya dengan rata-rata 5-7 hari lamanya. Baca tentang siklus haid di artikel SIKLUS TUBUH CEWEK.

 

Kalo durasi siklus menstruasi (haid) kita memendek bisa jadi kita ngalamin Polimenorea. Menurut DokterSehat dan KlikDokter, polimenorea adalah gangguan pada siklus menstruasi (haid) menjadi lebih pendek yang disebabin oleh faktor hormon atau faktor struktural (ada suatu gangguan pada organ dalam tubuh). Ketidakseimbangan sistem hormonal pada aksis hipotalamus-hipofisis-ovarium ini menyebabkan gangguan pada proses ovulasi (pelepasan sel telur), atau memendeknya waktu yang dibutuhin untuk berlangsungnya suatu siklus menstruasi (haid) sehingga menstruasi (haid) kita jadi lebih sering dari biasanya.

 

Untuk lebih detailnya, penyebab siklus menstruasi (haid) jadi lebih pendek bisa karena:

• Baru pertama kali dapat menstruasi (haid). Biasanya terjadi di 3-5 tahun pertama setelah dapat menstruasi (haid) pertama akibat ketidakseimbangan hormon. Topik ini bisa kamu cari tahu lebih detail di artikel SEMUA HAL TENTANG HORMON CEWEK

• Gangguan indung telur.

• Stress dan depresi.

• Ada gangguan makan (misalnya anorexia nervosa, bulimia, dll).

• Penurunan berat badan yang berlebihan.

• Obesitas

• Olahraga yang berlebihan sehingga nyebabin badan kelelahan.

• Beberapa tahun menjelang menopause atau pre-menopause.

 

Selain sebab di atas, juga ada sebab lainnya yaitu:

• Sedang mengkonsumsi obat-obatan atau sedang dalam pengobatan tertentu (aspirin, kontrasepsi, dll).

• Ada luka di rahim (Asherman Syndrome) akibat prosedur tertentu.

• Ada gangguan tiroid atau tiroid terlalu aktif sehingga produksi hormon jadi terlalu banyak.

• Tanda PCOS atau Sindrom Ovarian Polycystic. PCOS adalah kumpulan gejala yang disebabin terbentuknya kista-kista kecil di dalam indung telur. PCOS juga bisa ditandai dengan siklus menstruasi (haid) memanjang, darah yang keluar sedikit (hipomenorea) atau nggak lancar.

• Kehamilan

Menurut beberapa sumber medis, polimenorea sifatnya hanya sementara dan bisa sembuh dengan sendirinya, DENGAN CATATAN, selama nggak berlangsung terus menerus atau maksimal tiga kali siklus menstruasi (haid). Siklus menstruasi (haid) yang pendek bisa menjadi serius apabila dialamin terus menerus, diantaranya gangguan hemodinamik tubuh akibat darah yang selalu keluar dan ngakibatin gangguan ovulasi yang bisa bikin kita sulit untuk hamil.

 

Jangan ragu untuk langsung periksa ke dokter bila kamu ngalamin siklus menstruasi (haid) pendek ya.

 

 


Foto: Shutterstock   

Prev
Next

Bagikan artikel ke :

Get Updates