MY LOOKS
MY BODY
MY LIFE
WHAT'S NOW
I AM FAST 3000
SOFTEX FOR UNICEF
PRODUCT
My Body
MY BODY

7 Aroma Miss V Yang Harus Cewek Tau!

 

Walaupun sulit buat dideskripsikan, tapi Miss V punya wangi atau aroma yang khas. Dilansir dari Cosmopolitan, menurut dr. Jennifer Wider, M.D, seorang ahli kesehatan wanita, bilang kalo sebenarnya aroma Miss V punya beberapa varian yang berbeda. Selain itu, aroma Miss V juga bisa jadi tanda-tanda ketidaknormalan pada Miss V, misalnya ada infeksi akibat bakteri di organ intim. Karena itu, biarpun sulit dibedakan tapi penting buat kita tahu ada apa aja sih aroma Miss V itu.

 

 

Aroma Musky

Aroma musky biasanya muncul setelah kita melakukan olahraga yang disebabkan karena keluarga keringat dan bikin area Miss V jadi lembap atau basah. Menurut dr. Jenniver, ini hal yang normal dan nggak perlu dikuatirkan, karena biasanya aroma musky akan hilang dengan sendirinya. Tapi kalo biarpun setelah mandi aroma musky tetap tercium baunya, cepat periksakan ke dokter ya.

 

Aroma Metal (Seperti Bau Besi Atau Metal)

Aromanya sedikit mirip seperti aroma darah. Biasanya aroma ini muncul ketika kita mau menstruasi (haid) atau sedang menstruasi. Dalam keadaan normal hal ini nggak terlalu mengkuatirkan, tapi bila diselingi dengan rasa sakit segera konsultasikan ke dokter ya.

 

Aroma Sugary (Manis)

Apa yang kita makan nggak cuma berpengaruh ke badan tapi juga ke aroma Miss V. Kata dr. Jennifer, makanan yang punya aroma manis dan segar seperti buah-buahan akan membuat aroma Miss V kita tercium manis. Sebaliknya, makanan yang punya aroma kuat seperti bawang (bawang putih, merah atau bawang Bombay) bisa nyebabin Miss V beraroma nggak sedap atau terlalu kuat.

 

 

Aroma Busuk Atau Menyengat Hidung

Tanda-tandanya yaitu aromanya nggak sedap, menyengat hidung, yang diiringi dengan demam tinggi, sakit nyeri di perut bagian bawah (abdomen), Miss V juga terasa sakit ketika kita buang air kecil. Menurut Departemen Kesehatan dan layanan Kemanusiaan AS, bisa jadi kita mengalami radang panggul atau pelvic inflammatory disease (PID).

 

PID adalah infeksi yang menjangkiti serviks (leher rahim), uterus (rahim), tuba falopii (salurang indung telur), dan ovarium (indung telur). Kasus PID mostly ditemuin pada cewek usia 15-24 tahun yang udah aktif secara seksual, yang disebabkan salah satunya karena bakteri chlamydia dan gonore. PID bisa nyebabin komplikasi sehingga harus ditangani segera.

 

Aroma Amis & Menusuk Hidung

Baunya kurang lebih seperti mencium ikan busuk, ini tandanya Miss V kita ngalamin infeksi yang diakibatin oleh bakteri. Bila aroma ini muncul setelah melakukan hubungan seksual dan volume keputihan keluar lebih daripada biasanya, bisa jadi ini disebabkan bakteri vaginosis. Suatu kondisi pada Miss V yang ditandai dengan adanya pertumbuhan bakteri berlebih yang mengganggu keseimbangan pH Miss V.

 

Selain itu ada kemungkinan lainnya, seperti mengalami trichomoniasis (salah satu jenis penyakit kelamin menular yang paling umum). Tanda-tandanya bisa dilihat dari keputihan yang berwarna hijau, Miss V gatal, sakit ketika buang air kecil, dan aroma amis pada Miss V.

 

Aroma Kimiawi (Seperti Bau Alkohol Atau Pemutih Pakaian)

Kata dr. Jennifer, aroma kimiawi atau bleachy ini bisa disebabin karena pemakaian produk yang diaplikasikan di organ intim, misalnya lotion (lubricant). Umumnya sih nggak perlu dikuatirkan, tapi kalo kita ngerasa nggak nyaman atau nimbulin iritasi, hentikan pemakaian produk tersebut ya.

 

Aroma Asam Seperti Ragi (Yeast)

Pada kondisi normal, jamur dan bakteri (baik) memang sudah ada alami di dalam Miss V yang berfungsi untuk menjaga kebersihan dan kesehatan Miss V. Jamur dan bakteri ini akan mengeluarkan aroma asam bila terjadi keputihan, terutama bila mau mendekati siklus menstruasi (haid). Namun, aroma asamnya akan tercium lebih pekat bila terjadi infeksi jamur yang menyebabkan keputihan volumenya keluar lebih banyak dari biasanya.

 

 


Foto : Shutterstock

Prev
Next

Bagikan artikel ke :

Get Updates