Login

Email
Password


Whatsnow

WASPADA SPY CAM YANG MENGINTAI KITA!

28 September 2018

Korea Selatan akhir-akhir ini sedang jadi sorotan publik dunia sayangnya kali ini bukan termasuk hal yang positif, dan kamu yang berniat untuk mengunjungi negeri ginseng ini harus tahu sekaligus waspada tentang apa yang terjadi.

 

Kalo kamu sering browsing di social media pasti udah tahu banget soal ramenya isu spy cam, kamera tersembunyi atau disebut juga ‘Molka’ di Korea Selatan. Bahkan ada akun twitter @radfemfatale yang men-share thread salah satu akun yang melarang keras perempuan untuk melancong ke Korea Selatan supaya terhindar jadi korban spy cam.

 

Dikutip dari BBC, mewabahnya spy cam yang digunakan untuk kepentingan pornografi telah jadi masalah besar di negari ginseng selama beberapa tahun belakangan ini. Di mana 80 persen korban dari kurang lebih 6,000 kasus yang tercatat tiap tahunnya adalah perempuan, walaupun ada juga di beberapa kasus yang korbannya adalah laki-laki. Rekaman yang diambil secara sembunyi-sembunyi di ruang publik tersebut kemudian banyak beredar di website-website pronografi yang sengaja dibuat untuk berbagi video-video spy cam. Salah satu contohnya adalah SoraNet, situs ilegal yang terkenal suka sharing file-file video spycam dan saat ini sudah ditutup oleh pemerintah Korea Selatan. Sedihnya, situs ilegal macam ini banyak banget dikonsumsi oleh K-netz (netizen Korea) dan beberapa pihak seakan menutup mata. Saking lazimnya spy cam porn terjadi, banyak perempuan di Korea Selatan yang udah membiasakan diri buat memeriksa toilet, ruang ganti, dan hampir semua fasilitas publik sebelum mereka pake. Nggak cuma itu, dari pantauan Happifyourworld, bahkan untuk berjalan di tempat rame aja perempuan Korea Selatan merasa nggak nyaman karena mereka merasa diawasi oleh kamera tersembunyi. Hal ini nunjukin betapa nggak amannya lingkungan di rumahnya sendiri buat para perempuan. Waduh serem banget ya.

 

DEMONTRASI PEREMPUAN TERBESAR DI KOREA SELATAN UNTUK MENUNTUT PENUNTASAN KASUS SPY CAM

Karena hal ini udah cukup mengkuatirkan dan nggak mau terus-terusan dibayangin rasa takut, akhinya sekitar lebih dari 22,000 perempuan melakukan unjuk rasa pada tanggal 7 Juli 2018 lalu untuk mendorong pemerintah Korea Selatan mengusut tuntas masalah ini, juga untuk meningkatkan awarenes dan sexism dalam tindak hukum. Aksi unjuk rasa ini tercatat sebagai yang demonstrasi terbesar yang pernah dilakukan oleh perempuan Korea Selatan.

Para perempuan Korea Selatan ini sudah merasa cukup karena pasalnya biarpun nyebarin konten pornografi adalah tindakan ilegal, tapi masih banyak website yang bisa dengan mudah dan bebasnya nyebarin konten video spy cam porn. Hukuman yang dijatuhin kepada pelaku pun dianggap nggak seberapa, bahkan kebanyakan justru lolos dari jerat hukum. Contohnya aja nih, dikutip dari BBC, dari 6,465 kasus yang dilaporkan, 5,437 pelaku ditangkap tapi HANYA 119 yang berakhir di penjara. And did you know, kalo pelaku kejahatan spy cam porn hanya dikasi penalti satu tahun penjara atau denda 10 juta won untuk distribusi ilegal.

 



MUDAHNYA AKSES KAMERA TERSEMBUNYI, NGGAK ADANYA HUKUMAN TEGAS BUAT SI PELAKU DAN KORBAN MALAH JADI YANG DISALAHKAN (VICTIM BLAMING)  

Korea Expose merilis video yang menjelaskan kalo kamera tersembunyi saat ini sangat mudah didapatkan oleh siapapun tanpa regulasi apapun. Parahnya lagi, bentuk kamera tersebut bahkan udah disamarkan jadi berbagai macam benda kayak power bank, kunci mobil, rokok, lighter, bahkan kacamata! Hal ini bikin pelaku makin gampang ngejalanin aksinya tanpa perlu kuatir diketahui oleh korban dan orang-orang sekitar. Dilansir dari Koreaherald, Rep.Lee Jae-jung dari Partai Demokrat membeberkan fakta mengejutkan kalo diantara pelaku laki-laki, 15.7% merupakan orang terdekat atau orang yang mengenal korban. Biasanya tetangga, rekan kerja, ataupun mantan. Pendiri Digital Sexual Crime Out (DSO) Park Soo-yeon (Ha Yena) bahkan bilang bilang pelaku bisa aja teman atau anggota keluarga sendiri. Wah parah!

Yang paling sedih, kasus ini seakan ada pembeda antara pelaku laki-laki dan perempuan, apalagi korban perempuan merasa takut untuk melapor karena menurutnya dirinya hanya akan jadi jadi korban lagi (victim blaming), selain karena dia merasa nggak percaya dengan hukum di sana. Menurut Buzzfeednews, para ahli di Korea Selatan menyalahkan hukum yang masih rancu dan ketidaktegasan pemerintah. Pelaku umumnya nggak ditindak dibawah hukum pornografi dan polisi hanya meminta kamera tersembunyi pelaku tanpa mengecek lebih lanjut video dan foto yang potential untuk disebarluaskan. Puncaknya ketika bulan Mei, seorang perempuan langsung ditangkap ketika dia memfoto nude male model di kelas menggambar Universitas Hongik. Perempuan tersebut langsung ditindak kurang dari sehari setelah dilaporkan. Treatment yang beda ini makin micu kemarahan ketika kalo korbannya perempuan hanya dianggap sebagai another porn, sementara kalo korbannya laki-laki menerima kritik yang keras.

Spy cam porn tentunya banyak merugikan korban. Selain trauma yang mendalam, rasa malu yang luar biasa, nggak jarang mereka juga harus menanggung sanksi sosial. Bahkan beberapa perempuan yang menjadi korban took their own lives after struggling so much. Yup, seberbahaya dan se-urgent itu dampak kejahatan spy cam buat masyarakat.

 

MERAIH ATENSI GLOBAL DARI MASYARAKAT INTERNASIONAL

Its not just a Korean problem, nyatanya masalah spy cam porn ini udah jadi epidemik yang bukan nggak mungkin akan mewabah ke seluruh dunia, termasuk Indonesia yang belakangan ini mulai marak isu spy cam terutama di commuter line.

Masih menurut Park Soo Yeon dari DSO, menutup website bukanlah masalah utamanya tapi tantangan terbesarnya adalah pendistribusian video spy cam porn itu sendiri. Bahkan udah ada kasus yang sama muncul di Swedia dan Amerika. Dia ingin mengkonsentrasikan penangkapan nggak cuma pelaku tapi juga pada distributor, karena Korea Selatan punya kecepatan dan akses internet nomor satu dunia yang tentunya hal ini bakal jadi challenge berat kalo nggak didukung pemerintah dan dunia internasional.

Dilansir dari BBC, chief of special sex crime investigation team for Seoul Police, Park Mi-hye bilang metode pelaku spy cam porn ini terus berkembang dan canggih. Selama nggak ada awareness dan hukum yang lebih berat dari yang udah ada, kejahatan macam ini akan terus terjadi.

 

Happifyourworld berharap kejadian spy cam porn ini akan cepat tuntas dan semoga pemerintah tanggap akan kasus yang sangat serius ini, terutama untuk regulasi pembelian kamera kecil yang bisa punya kecendrungan untuk digunakan sebagai hal yang negatif dan juga ningkatin awareness publik. Lalu kita sebagai cewek juga harus lebih ekstra waspada, terutama ketika berada di ruang publik. Jangan takut untuk menegur dan melaporkan pelaku ketika kita menjadi korban. Dan kita juga jangan hanya diam dan melihat aja ketika ada pelaku melakukan hal serupa ke korban lainnya, karena udah jadi keharusan sesama perempuan untuk saling tolong dan membantu. Let’s fight this spy cam porn!


Foto: BBC, Shutterstock, Getty Images, Buzzfeednews, Google, Twitter, dan berbagai sumber 

Related Articles

NGOPI DULU, LALU... SELFIE !

03 Februari 2016

Ngopi cantik demi dapet stock foto yang instagramable banget.

CLICK & DOWNLOAD

03 Februari 2016

Ini beberapa celebrity apps yang worth it untuk kita download bareng-bareng.

NO BAKE CAKE RECIPE

02 Februari 2016

Who doesn’t love cake? But to bake them is another story.

NEW IT COUPLES ALERT

03 Februari 2016

Ada banyak young power couples baru yang seru untuk kita kepoin bareng. Selain Taylor & Calvin, ada siapa lagi ya?

Share Article To

Leave a Comment
0 comments
You must be logged in to post a comment.