MY LOOKS
MY BODY
MY LIFE
WHAT'S NOW
I AM FAST 3000
SOFTEX FOR UNICEF
FIRST PERIOD
PRODUCT
What's Now
WHAT'S NOW

Kenali Sistem COD E-Commerce di Indonesia Biar Gak Salah

Sistem COD atau Cash On Delivery sebenarnya ngebantu banget baik penjual maupun pembeli. Tapi sayang, dengan beberapa kejadian yang viral belakangan bikin sistem COD jadi pro dan kontra. Padahal bila baik penjual dan pembeli paham akan sistem COD, maka transaksi idealnya bisa berjalan lancar.

 

 

APA SIH SISTEM COD ITU?

Dikutip dari laman resmi Shopee, COD adalah metode pembayaran yang dilakukan langsung di tempat (di tempat tujuan pembeli) setelah pesanan dari kurir diterima oleh pembeli.

 

Sedangkan dari Tokopedia, COD adalah pilihan metode pembayaran yang mana mitra (pembeli) bisa melakukan pembayaran tunai saat barang diterima.

 

Mulanya sistem COD ini adalah transaksi yang mengharuskan pertemuan antara pembeli dan penjual di tempat dan waktu yang udah disepakai. Namun karena lonjakan transaksi e-commerce meningkat, akhirnya skema sistem COD berubah jadi pilihan metode pembayaran yang disediakan e-commerce.

 

APA SIH SYARAT DAN MEKANISME SISTEM COD?

Setiap e-commerce menerapkan mekanisme dan syarat sistem COD yang kurang lebih sama. Bila skema COD diantar kurir, maka pembeli TIDAK DIPERBOLEHKAN untuk membongkar paket sebelum mebayar dengan uang tunai sesuai harga pembelian dan ongkos kirim kepada kurir.

 

Kalau setelah membayar, barang yang diterima rusak atau gak sesuai, pembeli bisa langsung komplain melalui fitur e-commerce yang menghubungkan antara penjual dan pembeli.

 

Hal ini pun juga berlaku jika kita sebagai pembeli menerima paket yang bukan pesanannya, maka kita boleh langsung menolak barang yang dikirimkan kurir dan gak perlu membayarnya. Selama paket tersebut masih terbungkus rapi seperti semula.

 

 

FAKTA SISTEM COD

COD diperuntukkan bagi pembeli yang gak punya rekening.

Salah satu alasan diberlakukannya sistem COD supaya pembeli dengan rentang umur tertentu lebih mudah melakukan pembayaran. Umumnya sih yang kelompok umur di atas 45 tahun atau remaja yang gak punya atau belum punya rekening, bahkan online banking. Jadi sistem COD akan sangat memudahkan mereka.

 

Sistem COD bisa menarik pelanggan baru karena praktis.

Berkaitan dengan point di atas, walaupun masih ada banyak plus minusnya, tapi gak dipungkiri sistem COD mampu menarik pelanggan baru dengan rentang usia lebih luas. Karena beda dengan pembayaran sistem m-banking atau transfer rekening, sistem COD dinilai lebih praktis untuk usia tertentu.

 

Hampir semua ekspedisi pengiriman melayani sistem COD.

Dan hal ini jadi mendorong banyak orang untuk berbelanja online, terlebih di saat pandemi Covid-19 masih berlangsung, jadi hampir semua orang lebih memilih belanja online daripada harus keluar rumah.

 

Last but not least, sebelum kamu memutuskan untuk memilih sistem COD sebagai opsi pembayaran baca dan pahami dulu dengan baik ketentuannya. Ketentuan COD di Shopee, Tokopedia, BukaLapak, berbeda-beda.

 

Tapi yang pasti marah-marah ke kurir bukan salah satu bagian dari ketentuan bila paket yang kamu terima salah, karena kurir atau jasa pengiriman yang bekerja sama dengan e-commerce tertentu HANYALAH bertugas mengirim dan menerima pembayaran.

 


 

Foto: Shutterstock, Randall_Fan / Shutterstock.com

 

Prev
Next

Bagikan artikel ke :