Login

Email
Password


Whatsnow

GEN Z NGGAK PEKA DAN IGNORANCE?

06 Februari 2018

Sebutan Gen Z atau generasi Z lagi sering banget kita denger sekarang ini. Buat yang belum tau, Gen Z adalah generasi post millennial yang lahir dari pertengahan tahun 90an (tahun 1994) hingga kurang lebihnya 2014. Berarti usia Gen Z paling dewasa saat ini adalah 23 tahun. Are you one of them?

Banyak yang belum tau kalo millennial dan Gen Z adalah dua generasi yang berbeda. Nggak cuma tahun kelahirannya aja yang berbeda, karakter mereka pun juga nggak sama. Contohnya, millennial yang lahir di era transisi masih ngalamin masa-masa analog dan belum tech savvy karena di masa ini internet baru aja memulai perkembangannya. Beda sama Gen Z yang emang lahir udah dikondisikan dengan ‘kemewahan’ internet dan teknologi yang segitu majunya.

Emang ada pengaruhnya? Jawabannya ada banget! Karena segala stigma yang nempel di Gen Z ini berakar dari teknologi dan segala kepraktisan yang diberikan. Yuk coba kita cacah lebih jauh!

LESS FOCUS

Stigma Gen Z yang nggak peka dan ignorance bisa juga disebabkan fokus mereka yang pendek akan sesuatu. Gimana nggak, di tengah segala sesuatu yang minta di-update secara cepet, entah itu berita, socal media, update-an gadget dan teknologi, jelas aja atensi Gen Z terhadap suatu hal jadi pendek banget. Lagi ngerjain PR terus liat notif LINE di hp langsung dibuka dan nggak lama udah mampir ke Instagram.

MULTITASKERS

Gen Z sangat ahli menjadi multitaskers. Ngerjain tugas di laptop, nyari data di handphone sambil chatting sama temen dan dengerin lagu lewat Spotify sambil sesekali Instastory! Ini jadi hal yang sering dipermasalahkan sama generasi-generasi pendahulunya yang nganggep Gen Z nggak bisa konsentrasi ngerjain satu hal dalam satu waktu. Padahal bukannya nggak bisa, tapi karena Gen Z udah terbiasa dengan konsep multitasking dari mereka lahir.

BOROS DAN NGGAK PEDULI HARGA

Dibanding millennial yang masih mikirin harga suatu barang karena mereka terlahir atau pernah ngalamin masa-masa krisis moneter, Gen Z jauh lebih boros dan nggak pedulian sama harga. Kemudahan yang dikasih lewat online store juga jadi salah satu penyebab kenapa Gen Z punya kebiasaan boros.

EARLY STARTERS

Dibanding millennial, kebanyakan Gen Z nggak berniat meniti karir di kantoran. Makanya nggak heran Gen Z yang baru meniti karir di kantoran kaget dan nggak terbiasa dengan ritme kerja yang cenderung monoton dan memakan proses, dan memilih untuk kerja sendiri. Buat mereka niti karir di kantor adalah buang-buang waktu dan tenaga. Karena kemudahan mempelajari sesuatu lewat internet dan terbukanya banyak banget kesempatan memulai usaha, ngebuat mereka nggak ragu buat usaha sendiri di bidang apapun. Entrepreneur adalah tujuan utama Gen Z.

EKSPEKTASI TINGGI

Anak milenial pernah ngerasain masa-masa internet dial up dengan koneksi lamaaa banget. Beda sama Gen Z yang dari lahir udah tau apa itu koneksi WiFi. Nah, inovasi yang serba mudah dan cepat pada akhirnya taken for granted oleh Gen Z, makanya mereka bisa memiliki ekspektasi tinggi terhadap sesuatu karena dari awalnya sudah dimudahkan dengan teknologi. Jadi kalo ada sesuatu hal yang menurut mereka nggak sreg dan nggak sesuai sama ekspektasi, mereka nggak ragu buat move on dan nyari hal yang baru.

INDIVIDUALISTIS

Lebih-lebih dari generasi sebelumnya, Gen Z adalah generasi yang soliter dan individualistis, karena seringnya ngabisin waktu sendirian dengan gadget dan internet. Ini yang bikin banyak orang menilai Gen Z ignorance, karena mereka nggak dibiasain dengan kepekaan sosial, yang biasanya didapet dari pertemanan dan lingkungan sekitar. Nggak lain dan nggak bukan karena terlalu sibuknya mereka dengan internet.

So, dari penjelasan di atas, paling nggak kita tau kenapa banyak yang mandang sebelah mata sama Gen Z. Tapi bukannya Gen Z nggak punya sisi positif atau ngebuat karakter generasi yang dimilikinya jadi positif lho. Semuanya harus dibalikin lagi ke diri kita masing-masing, dan ngebuktiin ke orang-orang dan lingkungan sekitar kalo stigma yang nempel di Gen Z itu salah! 

 


Images : shutterstock.com, karir.com
 

Related Articles

HAPPY CHINESE NEW YEAR WITH SANRIO

11 Februari 2016

Yuk datang ke Kota Kasablanka dari tanggal 28 Januari - 14 Februari 2016. See you there Happy Females!

The Lucky Fifty Winner

16 Februari 2016

The Lucky Fifty Winner for Januari 2016

Softex Meet & Greet

13 Februari 2016

Fashion & beauty blogger meet&greet bareng Mike Lewis

Share Article To

Leave a Comment
0 comments
You must be logged in to post a comment.