MY LOOKS
MY BODY
MY LIFE
WHAT'S NOW
I AM FAST 3000
SOFTEX FOR UNICEF
FIRST PERIOD
PRODUCT
My Looks
MY LOOKS

Selalu lapar? Hati-hati, Mungkin itu emotional eating

selalu-lapar-hati-hati-mungkin-itu-emotional-eating

Apakah kamu termasuk yang kalau lagi stres bawaannya pengin makan melulu padahal gak terlalu lapar? Kalau iya, yang kamu rasakan tersebut dalam dunia medis disebut dengan istilah emotional eating.  

 

EMOTIONAL EATING, PENYALURAN ATAU MENEKAN ENERGI NEGATIF PADA MAKANAN

selalu-lapar-hati-hati-mungkin-itu-emotional-eating-stres

Pas kita sedang berada dalam tekanan atau stress, kita cenderung ngalamin emosi negatif. Sebagian orang akan menyalurkan energi negatifnya ini pada makanan yang bisa bikin mereka merasakan kenikmatan sesaat, teralihkan sementara dari masalah.

Dilansir dari Klikdokter, kondisi tertekan bisa menyebabkan pelepasan beberapa hormon stres ke tubuh. Dalam jangka pendek, stres bisa aja nurunin nafsu makan akibat pelepasan hormon epinefrin oleh kelenjar adrenal tubuh. Tapi bila terus berlangsung, stres menyebabkan pelepasan hormon kortisol yang justru bisa ningkatin nafsu makan.

 

KENAPA ORANG YANG STRES CENDERUNG LARI KE MAKANAN?

selalu-lapar-hati-hati-mungkin-itu-emotional-eating-isolasi-diri

Emosi negatif bisa menyebabkan perasaan hampa atau kekosongan emosional. Di sinilah makanan diyakini bisa mengisi kekosongan tersebut dan menciptakan perasaan palsu tentang “rasa penuh” atau utuh.

Selain itu, ada juga penelitian yang bilang emotional eating berkaitan erat dengan hubungan keterikatan seseorang. Semakin tinggi rasa gelisah seseorang, mereka akan cenderung untuk makan banyak ketika lagi cemas.

Dan dilansir dari Healthline, faktor lainnya kenapa orang memilih makanan yaitu:

·       Gak mengerti perbedaan lapar beneran dengan lapar emosional.

·       Lebih memilih makan daripada melakukan aktivitas (fisik) lainnya untuk menyalurkan rasa stresnya.

·       Menutup diri dan menolak bantuan atau dukungan orang-orang saat stres.

 

Emotional eating bisa terjadi pada laki-laki dan perempuan. Tapi menurut studi, emotional eating lebih banyak terjadi pada perempuan karena berbagai faktor. Misalnya perubahan hormon. Ini kenapa kita sering melihat adegan tokoh perempuan selalu makan ketika mereka lagi stres atau patah hati.

 

WADUH, GIMANA CARANYA MENGATASI EMOTIONAL EATING?

selalu-lapar-hati-hati-mungkin-itu-emotional-eating-cara-mengatasi-stres

Emotional eating bisa nyebabin indeks BMI tinggi, kenaikan berat badan hingga munculnya penyakit serius karena makan yang gak terkontrol. Ada tips yang menyuruh untuk diet kalori, tapi peneliti lebih menyarankan untuk lebih fokus ke kemampuan kita mengatasi stres. Kalau stres-nya gak ada, ya otomatis kita juga gak akan jadi emotional eating.

Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk mengontrol stres:

GERAKKAN TUBUH. Beberapa orang melampiaskan stres mereka dengan berolahraga. Gak perlu yang berat, cukup dengan jalan kaki, yoga, stretching, apapun deh pokoknya jangan cuma berdiam diri. Sudah terbukti ilmiah kalau dengan bergerak, hormon bahagia (endorfin) meningkat jadi level stres kita menurun.

 

MEDITASI. Kalau gak mau olahraga, kita bisa lakukan meditasi untuk nenangin pikiran. Se-sederhana duduk tenang dan mengatur napas cukup bisa menghilangkan rasa stres.

 

PERHATIIN APA YANG KITA MAKAN. Bikin food diary tentang apa yang kita makan, dari makanan berat dan cemilan, dan tulis apa perasaan kita saat makan itu. Anggap aja kayak food blogger. Food diary ini akan sangat berguna ketika kita mutusin untuk meminta bantuan dokter.

 

ALIHKAN KE MAKANAN SEHAT. Pastikan kita dapat nutrisi yang cukup untuk tubuh, karena sulit ngebedain lapar beneran dan lapar secara emosional. Caranya, ganti snack-snack di rumah dengan snack sehat. Misalnya buah, plain popcorn, atau low-fat calorie foods lainnya.

 

MINTA BANTUAN. Jangan mengisolasi diri sendiri ketika ada masalah. Reach out our family or friends. Hubungi keluarga atau teman, atau seseorang yang bisa kita ajak curhat. Kalau kita gak punya orang tersebut, ada banyak support groups di internet (kamu bisa menulis anonim bila data diri gak mau diketahui) yang mau mendengarkan.

 

KAPAN KITA HARUS BERTEMU DOKTER?

Makanan mungkin bisa membantu melegakan hati, secara sementara. Tapi penting buat kita mengetahui dan mengatasi alasan kenapa kita lapar secara emosional. Bila gak diperbaiki dari sumbernya, efeknya akan jangka panjang. Bukan cuma fisik, mental kita pun akan terganggu.

Ketika emotional eating ini mulai gak bisa terkontrol, segera hubungi dokter atau psikiater untuk konsuling tentang bantu mengatasi kondisi fisik dan mental supaya kita jadi lebih baik.


Foto: Freepik

Prev
Next

Bagikan artikel ke :