MY LOOKS
MY BODY
MY LIFE
WHAT'S NOW
I AM FAST 3000
SOFTEX FOR UNICEF
PRODUCT
My Life
MY LIFE

Tips Beli Barang Second Hand

 

Tips beli barang second hand

Tren jual-beli barang second-hand atau preloved juga makin menjamur seiring dengan digaungkannya sustainable living, yang mendukung keberlanjutan dari fungsi sebuah barang. Daripada nggak dipake dan akhirnya dibuang, kan? Mending di-preloved aja!

 

Faktanya, barang bagus yang kita beli nggak harus selalu baru dan mahal kok! Asalkan tau cara pilihnya, beli barang second-hand bisa lebih menguntungkan baik dari sisi gaya hidup dan juga dari sisi dompet! Apa aja ya yang perlu diperhatiin?

 

 

LIST BARANG YANG KITA BUTUHKAN

Karena suka dibanderol dengan harga murah, nggak jarang kita jadi impulsif dan laper mata begitu nemu barang-barang second-hand yang lucu. Padahal belum tentu juga kita butuh, kan? Jadi sebelum mutusin buat belanja barang second-hand, pastiin dulu kita udah punya daftar barang apa aja yang mau kita cari dan beli. Jadi nggak overwhelmed dan bikin fokus ke mana-mana.

 

CEK KONDISI BARANG SAMPAI TUNTAS

Sedikit banyak, barang second-hand pasti punya kondisi yang nggak sesempurna barang baru. Makanya, wajib banget kita tau detail soal kondisi barang yang mau kita beli, baik saat beli langsung ataupun pas online. Misalnya beli baju, apakah ada cacat seperti robek atau luntur? Ukurannya udah sesuai belum dengan tubuh kita? Ada noda yang nggak bisa hilang nggak? Atau misalnya makeup, udah kedaluarsa atau belum? Warnanya sesuai nggak sama yang kita pilih? Dan sebagainya. Dengan mengetahui kondisi sebenarnya, kita jadi sadar dan nggak berekspektasi lebih sama barang second-hand yang kita beli.

 

Tips beli barang second hand

 

PERTIMBANGKAN REPUTASI TOKO

Beli barang second-hand via online emang agak tricky. Soalnya, kita nggak bisa ngelihat kondisi barang secara langsung, dan mempercayakan sepenuhnya pada deskripsi dan foto yang dikasih sama si penjual. Nah supaya nggak kecewa, selalu beli barang second-hand pada platform yang aman, dan perhatikan reputasi akun atau toko yang menjual barang second-hand tersebut. Misalnya seperti di Carousell, kita bisa lihat rating akun penjual bagus atau jelek. Minta foto barang secara lengkap buat mengetahui kondisinya. Kalau masih ragu, jangan segan buat ajak penjual untuk transaksi di e-commerce sehingga uang kita aman sampai barang datang.

 

TAWAR HARGA

Jangan segan buat menawar harga dari barang yang mau kita beli. Tapi inget, tawar dengan wajar dan masuk akal sehingga bisa jadi pertimbangan penjual untuk mengiyakan. Misalnya harga barang yang kita taksir Rp 50 ribu, kita coba tawar di harga Rp 35-40 ribu. Buat yang dibanderol ‘harga pas’ atau ‘harga nett’, bisa juga dengan meminta gratis ongkir supaya barang yang kita beli tetap terasa menguntungkan. Hindari juga kebiasaan hit and run, yaitu batal beli padahal kita udah tawar menawar panjang sampai akhirnya dikasih sama penjual. Wah, itu sih bikin emosi aja!

 

MINTA UNTUK CASH ON DELIVERY (COD)

Terutama buat barang elektronik kayak smartphone atau laptop, juga barang branded yang harganya lumayan dan rawan palsu, pertimbangan buat ngeliat dan ngecek barang secara langsung supaya nggak kecewa. Ajak penjual untuk cash on delivery (COD), yaitu ketemuan dan bayar langsung di tempat. Tapi perlu diinget untuk selalu perhatikan protokol kesehatan selama new norma ini, kayak pakai masker, jaga jarak, dan nggak ketemu di kerumunan ramai. Setelah COD, selalu cuci tangan dan sterilkan barang belanjaan supaya aman dari perpindahan virus Covid-19.

 

Tips beli barang second hand

Jangan lupa juga, begitu barang udah sampe ke tangan kita, cek dengan seksama sekali lagi apakah sudah sesuai atau belum


Foto: Shutterstock

 

Prev
Next

Bagikan artikel ke :

Get Updates