MY LOOKS
MY BODY
MY LIFE
WHAT'S NOW
I AM FAST 3000
SOFTEX FOR UNICEF
FIRST PERIOD
PRODUCT
My Life
MY LIFE

Privasi dalam Hubungan

privasi-dalam-hubungan

Hubungan yang sehat dimulai dengan saling respek satu sama lain, hal ini termasuk menghargai batasan atau privasi pacar kita. Namun terkadang, batasan privasi ini gak jelas seperti apa bentuknya sehingga gak jarang kita melanggar batasan tersebut.

Menurut Verywellmind, jujur ke pacar (bisa juga ke pasangan yang sudah menikah) bukan berarti kita harus menceritakan semua hal sampai ke hal terkecil ke dia. Karena kejujuran bisa jadi pedang mata dua yang justru bisa menghancurkan hubungan kita.

 

PRIVASI VS RAHASIA

Kejujuran dalam hubungan itu harus bisa misahin, mana hal privasi dan mana hal yang sifatnya bisa untuk dibuka dan dibagi. Privasi adalah hal pribadi yang baik kita ataupun pacar gak punya hak sama sekali untuk menuntut keterbukaan. Bedain ya dengan rahasia.

Dilansir dari Psychology Today, perbedaan mendasar antara rahasia dan privasi adalah sejauh mana informasi atau kondisi tersebut bisa mempengaruhi hubungan kita dan pacar, kalau diketahui satu sama lain.

 

Nah kayak apa sih privasi dalam hubungan yang sebenarnya gak boleh kita langgar? Happifyourworld juga coba menanyakan ke Happy Females via Let’s Discuss, 14 Agustus lalu. Berikut responnya.

 

1. MENGECEK HP PACAR

privasi-dalam-hubungan

59% Happy Females menjawab mengecek HP pacar gak boleh dilakukan karena hal tersebut melanggar privasi seseorang.  

HP adalah benda yang sangat personal buat pemiliknya. Meski kita dan dia udah jadi pasangan, kita gak bisa gitu aja bebas membuka dan mengulik isi HP pacar. Mengutip respon salah seorang Happy Females, yaitu @Jessm****, “pacaran juga butuh jarak yang sehat, hanya karena kita pacaran sama mereka bukan berarti kita bisa invade privasi mereka tanpa consent.”

@missJ** menambahkan “tiap orang pasti akan merasa risih bila diulik HP-nya. Kalau kita ngecek HP tanpa izin itu berarti kita gak respek sama hak privasi kita sendiri.”

 

2. POSTING DI MEDIA SOSIAL PACAR

privasi-dalam-hubungan

72% Happy Females menjawab posting tentang hubungan di sosial media pacar termasuk melanggar privasi.

Media sosial kurang lebih sama kayak HP. Di media sosial kita dan pacar punya circle-nya masing-masing yang mungkin aja sifat pertemanan kalian berbeda, biarpun mungkin kalian berasal dari geng yang sama.

Salah satu Happy females, @Rizan***** bilang kalau “hubungan itu gak perlu semua orang tahu, cukup kita aja selagi kita nyaman dan komitmen dengan pasangan.” We can’t agree more.

 

3. MASALAH KELUARGA

privasi-dalam-hubungan

76% Happy Females menjawab sebagai pacar gak berhak untuk mengetahui permasalahan keluarga pacar.

Kembali lagi konteksnya adalah kita BELUM menikah, maka permasalahan keluarga inti yang terjadi sama pacar adalah ranah privasi yang gak bisa kita masuki sembarangan. Walaupun niat kita baik, mau membantu, tapi selama gak diminta yang bisa kita lakukan hanya tetap berada di sampingnya.

Seperti yang salah satu respon Happy Females, @elly****. “Kadang ada masalah keluarga yang memang sensitif sehingga gak mungkin diceritakan.”

@lulu***** “masalah keluarga cukup keluarga yang tahu. Pacar masih termasuk orang luar, so you have to know your place.”

 

4. UANG DAN PEKERJAAN

privasi-dalam-hubungan

Menurut Ellevest, pembicaraan tentang uang dan pekerjaan ketika masih pacaran sebenarnya adalah topik yang sangat tabu. Selain termasuk zona privasi, hal tersebut juga sangat sensitif, terlebih bila hubungan kita dan dia, masih di awal pacaran. Pun kalau kita tanya atau dia curhat, anggaplah itu hanya sekedar sharing, bukan hal untuk ditanyakan lebih detail.

So, it’s a BIG NO untuk menyentuh topik uang dan pekerjaan kalau kita gak serius atau belum ada obrolan untuk menuju jenjang pernikahan.

 

5. WAKTU UNTUK HOBI ATAU ME TIME

privasi-dalam-hubungan

Ini yang sering banget terlupakan, baik untuk masih pacaran atau sudah menikah. Tiap orang butuh waktu sendiri, entah untuk melakukan hobi atau sekedar ingin sendirian. Dan kita sebagai pasangan, gak punya hak apapun untuk melarangnya. Apalagi memantau tiap hal yang dia lakukan.

Kamu juga pasti gak mau kan, pas lagi “me time” diikutin atau ditelpon/chat tiap 5 menit sekali. Biarin aja dia dengan waktu privasinya, mungkin itulah yang sedang dia butuhkan.

 

Apakah kamu setuju dengan survey dan artikel ini? Share pendapat kamu dengan men-tag kami di Instagram @Happifyourworld!

 


Foto: Shutterstock

 

Prev
Next

Bagikan artikel ke :