MY LOOKS
MY BODY
MY LIFE
WHAT'S NOW
I AM FAST 3000
SOFTEX FOR UNICEF
FIRST PERIOD
PRODUCT
My Life
MY LIFE

Menurut CEO, ini 5 Hal yang Perlu Kamu Tahu di Usia 20an

Gak banyak yang menyadari kalau usia 20an adalah usia produktif, tapi juga krusial dalam hidup. Usia transisi dari remaja menuju pre-adult ini adalah usia penting buat kita mulai mikirin rencana masa depan dan bekerja keras nyiapin diri supaya hasilnya bisa dinikmati ketika udah usia pensiun nanti. Menjadi orang sukses seperti CEO-CEO dunia.

 

Menurut survey yang diadakan Egon Zehnder, 68% CEO mengakui mereka gak sepenuhnya siap untuk jabatannya sebagai CEO. Nah, untuk mencegah hal itu, Happifyourworld mengumpulkan saran dari CEO dan Life Coach/penulis, kira-kira apa aja sih yang harus disiapin dan dilakukan di usia 20an.

 

TAICHI HOSHINO, CEO MONETISE BILANG KALAU USIA 20-AN KITA HARUS UDAH PUNYA BUDGET YANG KETAT SUPAYA BISA BEBAS MASALAH FINANSIAL DI MASA DEPAN.

sebagai pemimpin perusahaan finance-techonology, Taichi harus ketat sama kehidupan pribadinya. Menurut Taichi, sejak usia muda kita harus bisa bangun kebiasaan sehat, misalnya time management, etos kerja profesional, olahraga teratur, makan sehat, dan cara mengatur keuangan yang baik. Jangan ragu buat kejam sama diri sendiri, karena masa muda adalah masa pelatihan biar kita bisa siap ngadepin masa depan yang gak bisa diprediksi.

 

BANYAK TRAVELING BUAT DAPETIN PENGALAMAN BARU DAN WAWASAN YANG LUAS KATA ARIANNA HUFFINGTON, CEO HUFFINGTON POST.

Pas usianya 20-an Arianna travelling ke semua festival musik di seluruh dunia. Travelling adalah salah satu cara buat ketemu orang baru, ngerasain tempat baru, dan punya pengalaman baru sehingga wawasan kita gak sempit.

Sama kayak Arianna, Aaron Smith, CEO KX Group juga bilang yang sama. Traveling adalah cara kita bisa belajar survive dan belajar berkomunikasi dengan orang lain yang punya lingkungan serta budaya yang berbeda. Hal ini ngelatih kita buat percaya diri, nggak takut ama risiko, berani gagal, dan terus belajar.

 

SETIDAKNYA SATU KALI, COBALAH BEKERJA DI PERUSAHAAN MULTINASIONAL, KATA CHARLIE WOOD, CEO DROPBOX

Ada banyak pilihan karir, mau bekerja di perusahaan atau merintis usaha sendiri.  Namun kata Charlie, cobalah bekerja di perusahaan multinasional di awal 20-an. Di sini, kita bisa belajar bagaimana sebuah perusahaan besar bisa berjalan. Pelajari bagaimana manajemen, pegawai, atasan, sampai ke hal terkecil yang kadang sering terlewat oleh kita.

 

KELUAR DARI COMFORT ZONE, CARI PENGALAMAN SEBANYAK-BANYAKNYA. KALAU PERLU, JANGAN RAGU BUAT PINDAH KARIR DAN COBA BANYAK HAL, KATA JOHN WINNING, CEO WINNING GROUP

Biarpun udah punya pekerjaan tetap, jangan ragu buat ambil pekerjaan sampingan, volunteering,  ataupun magang kalau bisa. Gak perlu takut gonta-ganti bidang pekerjaan,selain ilmunya pasti berguna, mungkin aja dari di sana kita bisa nemuin apa passion kita. Selain itu, cobalah temukan seseorang yang bisa kita percaya untuk dijadikan mentor. Mentor ini bisa memberikan kita pelajaran dari pengalamannya.

 

TEMUKAN TEMAN YANG TEPAT BUAT BELAJAR DAN SUKSES BERSAMA, TEMAN YANG BISA DIJADIKAN SUPPORT DALAM HIDUP DAN KARIR. JANGAN MEMILIH TEMAN YANG SALAH KATA KEVIN LYNCH, CMO OPEN COLLEGES

Pas remaja teman adalah segala-galanya buat kita, tapi begitu masuk 20-an, kita harus bisa benar-benar pandai memilih lingkungan pertemanan. Karena kita belajar dari orang-orang terdekat kita, bukan dari orang yang lebih tua, tapi dari mereka yang umurnya sebaya dengan kita. Lingkungan kita sangat berpengaruh besar pada perkembangan diri kita.

 

Last but not least, di usia 20-an jangan pernah berhenti untuk bermimpi dan mencoba biarpun yang kita mengalami kegagalan. Usia 20-an, kita diijinkan untuk gagal, bangkit, dan belajar. Karena seperti itulah orang sukses, seperti kelima CEO di atas dan juga CEO dunia seperti Bill Gates, Mark Zuckerberg, meraih apa yang mereka punya sekarang

 


 Foto: Shutterstock

Prev
Next

Bagikan artikel ke :