Login

or


Email
Password

Mylife

JANGAN TAKUT DENGAN TEMAN YANG MANIPULATIF!

Capek nggak sih berteman dengan seseorang yang kadang kelihatan suportif, tapi juga bisa bikin kita ngerasa ada di posisi yang bersalah banget? Hati-hati, bisa jadi sekarang kita lagi berteman sama orang-orang yang manipulatif.

 

 

KENAPA SESEORANG BISA SANGAT MANIPULATIF?

Belum lama ini, internet diramaikan dengan drama dari dua YouTuber Mukbang, Stephanie Soo yang membuat klarifikasi soal pertemanannya dengan Nikocado Avocado yang dianggap manipulatif. Semuanya berawal ketika Stephanie, Nick, dan Zack Choi merekam video kolaborasi, di mana tiba-tiba Nick minta Stephanie buat ngomongin soal fakta hubungannya dan Veronica Wang, YouTuber Mukbang lain yang sempat bermasalah. Jauh sebelum ide kolaborasi video, Nick yang tadinya nggak terlalu kenal dengan Stephanie, menghubungi Steph untuk membicarakan masalah ini dan suportif banget sama persoalan yang dihadapinya. That’s why Stephanie akhirnya terbuka untuk cerita langsung ke Nick.

Tapi selanjutnya, video kolaborasi mukbang mereka malah justru dijadikan ajang ‘spill the tea’ alias klarifikasi drama sama Nick. Dari situ, Nick yang masih kelihatan suportif terus-terusan menekan Stephanie untuk ceritain secara rinci drama tentang dirinya dan Veronica. Padahal, Stephanie sendiri udah nggak mau mengungkit masalah itu di video dan memutuskan buat move on. Karena gagal ‘mengorek’ informasi di video tersebut, Nick jadi menyalahkan Stephanie karena dianggap nggak konsisten sama kesepakatan buat ngomongin drama ini di video. Dari situ, Stephanie ngerasa bersalah dan takut banget untuk berkomunikasi ataupun berkolaborasi lagi dengan Nick. Dan akhirnya untuk pertama kalinya, Stephanie membuat video yang mengekspos tentang Nickado Avocado dan bikin "geger" dunia mukbang karena selama ini Stephanie dikenal tidak pernah bermasalah dan salah satu Youtuber/Mukbanger yang nggak pernah kena drama. Untuk tahu lebih jauh tentang drama ini, videonya bisa kamu lihat di channel Youtube Stephani Soo, "Why I Am Scared of Nikocado Avocado" dan juga video keduanya untuk membalas video Nick di "How Nikocado Manipulated All of Us."

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), sifat manipulatif secara psikologis diartikan sebagai usaha seseorang memengaruhi individu dengan mengendalikan segala keinginan dan gagasan yang ada di bawah sadar. Sikap ini bisa jadi condong ke arah negatif saat seseorang tersebut mempengaruhi perilaku orang lain dengan cara yang nggak adil dan kadang berbahaya, demi keuntungan dirinya sendiri. Cerita Nick dan Stephanie di atas tadi jadi contohnya, gimana seorang Nick yang berusaha berteman sama Stephanie lebih dekat untuk mendapat info soal dramanya dengan Veronica, lalu dijadikan konten untuk keuntungan channel YouTube-nya. Saat keinginan dia nggak terpenuhi, Nick malah menyalahkan Stephanie dan melempar sindiran terus menerus sambil membawa-bawa nama Veronica (bahkan Zack Choi) dan berusaha bikin Stephanie ngerasa bersalah.

 

TEMANKU MANIPULATIF NGGAK SIH?

Dalam pertemanan, sebenarnya susah susah gampang buat mendeteksi pertemanan manipulatif dan nggak. Karena sebenernya butuh kepekaan ekstra untuk menyadarinya dengan cepat, dan berikut hal-hal yang biasa mereka lakukan untuk memanipulasi seseorang:

 

Mereka selalu berusaha bilang kalau cara mereka lah yang paling benar.

Makanya mereka bakal mengeluarkan banyak cara untuk bisa mengendalikan situasi untuk mencapai apa yang ia mau, mulai dari melakukan pendekatan supaya si target merasa nyaman, dan nggak ragu buat menyelipkan beberapa kebohongan agar usahanya memanipulasi jadi lancar. They act like a friend but actually they want something from us.

 

Mereka nggak segan menyalahkan target kalau misinya nggak tercapai.

Salah satu hal yang bikin capek temenan sama seseorang yang manipulatif adalah saat kita selalu jadi target empuk buat disalahkan. Nggak jarang tiap kali berselisih paham, selalu kita yang diposisikan jadi orang yang bersalah dan sayangnya kitapun merasa begitu. Istilah ini disebut dengan ‘gaslight’, di mana seseorang memutar balik keadaan, bikin targetnya ngerasa bersalah dan harus bertanggung jawab sama apa yang udah terjadi pada dirinya. Well, nggak jarang para manipulator ini udah menyiapkan mental victim untuk bikin kita ngerasa salaaahhh banget.

 

Beda omongan, beda lagi tindakannya.

Seseorang yang sedang mencoba memanipulasi keadaan bakal bersikeras mencapai tujuan mereka apapun caranya, termasuk berbohong. Cara ini sebenarnya paling gampang untuk mengetahui apakah teman kita lagi berusaha memanipulasi kita atau nggak. Saat di depan kita, ia akan menjadi sangat suportif dan hangat, tapi begitu melakukan tindakan justru berbeda dan malah terlihat seperti menjerumuskan kita ke dalam bahaya yang lebih dalam. Kasus Nick dan Stephanie tadi contohnya, di mana Nick awalnya keliatan peduli terhadap masalah yang dihadapi Stephanie dan Veronica, tapi yang dilakukan justru ‘mendorong’ Stephanie untuk jatuh ke dalam pertanyaan jebakan yang membeberkan drama di antara mereka berdua supaya Nick dapat views besar di videonya. Nick bahkan nggak ragu ngebawa-bawa pihak ketiga untuk mendukung "opininya" tanpa minta persetujuan yang bersangkutan dan kalo perlu mempelintir kata-kata mereka sehingga seolah-olah pihak ketiga ini satu pendapat dengannya.

 

SUPAYA NGGAK TERJEBAK TEMAN MANIPULATIF

JANGAN TERPANCING UNTUK CURHAT SEMBARANGAN

Seseorang yang manipulatif bisa dengan gampang membuat kita merasa nyaman dan akhirnya menumpahkan segala masalah yang kita hadapi, dan bikin kita nggak sadar kalau sebenarnya hal ini bisa bikin kita dalam bahaya juga. Hati- hati saat curhat masalah pribadi ke teman, terutama ke orang-orang yang baru masuk ke kehidupan kita, apalagi kalau ternyata dia udah dikenal hobi ngegosip. Kebayang kan kalau ternyata masalah hidup kita malah dijadikan cerita sama orang lain? Bukan berarti nggak boleh curhat, tapi tetap pilih-pilih untuk mempercayakan hal-hal pribadi yang bisa dengan gampang dijadikan bahan untuk memanipulasi kita.

 

NGGAK PERLU TERUS-TERUSAN NGERASA BERSALAH

Tujuan seseorang yang manipulatif adalah menemukan dan memanfaatkan kelemahan kita. Jadi saat sesuatu nggak berjalan sesuai kemauannya, kitalah yang seakan harus merasa bersalah dan bertanggung jawab atas itu semua. Dalam kondisi ini, stop menyalahkan diri kita sendiri sebagai penyebabnya. Bukan berarti kalau kita nggak melakukan hal yang ia arahkan karena kita nggak setuju atau nggak sreg, semua kegagalan jadi salah kita sepenuhnya. Karena teman yang sesungguhnya bakal mengerti dan ikut ngajak kita bangkit kalau berbuat salah, bukan malah terus-terusan menyalahkan kita dan bikin nggak nyaman. In short, apabila kita berada dalam posisi Stephanie jangan ragu untuk melawan dan keluarkan bukti-bukti otentik yang bisa mendukung argumen kita. Nggak selalu diam itu emas, apalagi ketika hal tersebut berhubungan dengan kesehatan mental kita.

 

JAUHI ORANG-ORANG MANIPULATIF

Berteman dengan manipulative person bakal menghabiskan banyak energi. Kenapa? Karena bakal terus-terusan ada drama dalam hidup kita yang bikin kita nggak bisa berteman dengan tenang. Sebentar-sebentar ngambek, sebentar-sebentar menyalahkan kita, di hari lainnya bisa jadi baik banget demi agenda tertentu, hari berikutnya kita bisa jadi bahan bully mereka. Kalau udah sering terjebak, apa masih betah berteman dengan manipulative person? Hindari terlalu dekat dengan seseorang yang kita udah tau sifatnya sangat manipulatif dan cukup berkomunikasi seadanya. Nggak perlu takut kehilangan teman, yang perlu kita takutkan justru ketika kita udah kehilangan jati diri demi memuaskan rasa "nggak enak" si teman yang manipulatif.


Foto: Priscilla Du Preez (Unsplash.com), Ben White (Unsplash.com),  J-14.com

Related Articles

Cara mengatasi writer block

Ketemu sama keadaan dimana kita bingung mau nulis apa atau mau bikin apa padahal keadaannya kita lagi dikejar deadline! Ini dia cara mengatasi writer block

Cara LDR Agar TIdak Bosan

LDR juga tetep bias nyenengin kok! Simak tipsnya.

PROJECT BARENG SAUDARA

Apa aja plus minus bikin project bareng saudara?

Share Article To

Leave a Comment
0 comments
You must be logged in to post a comment.