MY LOOKS
MY BODY
MY LIFE
WHAT'S NOW
I AM FAST 3000
SOFTEX FOR UNICEF
FIRST PERIOD
PRODUCT
My Life
MY LIFE

Hal Sepele Yang Ternyata Bahaya Banget Buat Kita

 

Hal Sepele Yang Ternyata Bahaya Banget Buat Kita

Sadar atau nggak, ternyata beberapa hal yang sering kita lakukan ini punya risiko besar yang membahayakan kita. Jangan sampai lengah, ya!

 

Seringkali, ada beberapa aktivitas yang kelihatannya sepele di mata kita. Akibatnya, kita jadi nggak memedulikan ‘kecerobohan’ yang justru bakal berisiko tinggi sama kita. Wah, jangan sampai deh kita kena akibatnya gara-gara nggak waspada sama hal-hal yang mungkin sering kita lakukan berikut ini.

 

 

NGGAK MERUSAK LABEL DATA DIRI SEHABIS BELANJA ONLINE

Hal Sepele Yang Ternyata Bahaya Banget Buat Kita

Sejak pandemi, salah satu kegiatan yang mungkin sering kita lakukan adalah belanja online di e-commerce. Sebelum order, kita pasti wajib mencantumkan data diri seperti nama, alamat, dan juga nomor telepon, supaya pesanan kita bisa tiba dengan tepat. Tapi sayangnya, banyak yang nggak sadar nih kalau diri kita di kemasan bekas harus banget dihancurkan dulu sebelum akhirnya kita buang. Kenapa? Karena data yang kita cantumkan termasuk data diri yang privasi dan krusial banget, serta bisa jadi disalah gunakan oleh orang-orang yang nggak bertanggung jawab.

Sebelum akhirnya kita membuang kemasan dari e-commerce atau online shop (yang tentunya udah disemprot disinfekan dulu supaya mematikan virus), selalu rusak atau sobek bagian yang tertulis nama, alamat, dan nomor telepon kita. Sepele sih, tapi dengan begitu kita udah meminimalisir penyebaran data pribadi kita ke orang-orang asing.

Selain itu, selalu cek aturan main e-commerce penjual dan pembeli ya, biar pengalaman belanja online kamu nggak ada "drama"

 

 

TRANSAKSI ONLINE PAKAI WIFI UMUM

Hal Sepele Yang Ternyata Bahaya Banget Buat Kita

Ini jelas bahaya banget, terutama buat kita yang suka bertransaksi lewat online banking, tapi mengandalkan koneksi wifi gratisan yang didapat di tempat umum. Jangan karena sambil iseng belanja online pas lagi hangout di café, kita jadi lupa kalau transaksi yang kita lakukan malah ngundang bahaya karena koneksinya. Hal ini bikin kita rentan jadi korban pencurian data dari jalur WiFi Publik, yang sering dilakukan oleh para hacker. Walaupun hal ini merupakan isu lama, tapi masih banyak juga yang nggak sadar kalau perangkat yang terkoneksi wifi publik lagi bertransaksi.

Lain ceritanya kalau transaksi online banking yang kita lakukan diambil dari koneksi pribadi, kayak data seluler atau wifi rumah, karena proteksinya tentu lebih ketat dan nggak dipakai oleh khalayak umum sehingga mempersempit kemungkinan hacker membobol rekening kita. Kalau udah terlanjur, jangan lupa untuk mengganti password online banking kita segera, ya!

 

 

POSTING STATUS TIKET PESAWAT KE MEDIA SOSIAL

Hal Sepele Yang Ternyata Bahaya Banget Buat Kita

Adakalanya saat lagi mau berangkat naik pesawat, kita memotret tiket pesawat dan mengunggahnya ke media sosial walaupun sekedar iseng. Tapi sebenarnya, meng-upload tiket pesawat ke media sosial punya bahaya yang nggak main-main, terkait sama kerahasiaan data diri kita.

Dilansir dari Kompas.com, peneliti dari perusahaan keamanan cyber Security Research Lab, Karstein Nohl dan Nemanja Nikodejevic ngejelasin kalau tiket pesawat bisa jadi salah satu celah berbahaya menyangkut data pribadi, karena tercantum secara detail termasuk barcode yang biasa di-scanning saat mau naik ke pesawat. Setiap tiket pesawat punya kode booking yang tercetak dan tercatat dalam Global Distributed Systems (GDS), yaitu istilah buat sistem yang mengelola booking penerbangan di seluruh dunia. Jadi tiap kali kita pesan tiket, maka GDS inilah yang bakal menandainya dengan kode enam digit, termasuk kode booking yang biasanya tercetak di tiket dan kertas penanda barang bawaan. Nah, kode enam digit ini ternyata juga berguna sebagai alat buat mengakses informasi pribadi pemiliknya, seperti data diri, nomor kartu kredit yang dipakai buat memesan, telepon, alamat, dan rentan banget dibobol hacker. Bahkan, hacker juga bisa memakai kode booking kita buat ngubah, ngebatalin, atau nukar jadwal penerbangan tanpa kita ketahui. Karena sebahaya itu, makanya mulai sekarang stop mengunggah tiket pesawat ke media sosial. Kalaupun harus banget upload, kita bisa motret objek lain seperti koper kah atau suasana bandara yang nggak ada hubungannya dengan data pribadi kita.

 

 

SUBSCRIBE EMAIL KE SEMBARANG WEBSITE

Hal Sepele Yang Ternyata Bahaya Banget Buat Kita

Pernah nggak, kadang kita suka ditawarin sebuah bentuk promosi yang hanya bermodalkan mencantumkan email kita? Misalnya dapat e-book gratis, kupon belanja, dan sebagainya. Nah, ternyata kegiatan yang kita anggep menguntungkan ini juga rentan banget lho dibobol oleh hacker. Alamat email kita juga berpotensi dihujani spam dan juga phishing atau istilah untuk email yang berisi penipuan.

Saat subscribe di website yang nggak terjamin keamanannya, tingkat kemungkinan data kita dibobol juga tinggi. Makanya saat kita nggak sengaja subscribe ke sebuah website untuk nerima email, nggak jarang email kita juga jadi dibanjiri sama email-email nggak jelas yang berisi tawaran kerjasama dan nerima sejumlah uang, email dari seseorang di luar negeri yang bilang mau berbisnis di sini, dan sebagainya. Bahkan, kalau kita klik (baik lewat handphone atau laptop), semua data yang tercatat di perangkat kita berpotensi diambil oleh sang hacker. Karena dunia digital serba rentan, makanya kehati-hatian kita juga harus ditingkatin nih. Bukan berarti harus unsubscribe semua langganan email yang kita punya, kita sendiri harus bisa menyaring supaya terhindar dari bahaya.

 

 

NGGAK PAKAI TWO-FACTOR AUTHENTICATION

Hal Sepele Yang Ternyata Bahaya Banget Buat Kita

Hal terakhir yang sering orang nggak sadar kalau ini penting dan sering dianggap sepele. Sederhananya, Two Factor Authentication atau 2FA adalah cara yang mengharuskan pengguna suatu akun digital (biasanya email atau media sosial) buat mengidentifikasi diri mereka sendiri dengan dua langkah sebelum akhirnya berhasil masuk dan mengaksesnya. Biasanya selain pakai password, seseorang harus melewati satu langkah lagi untuk memastikan kalau dirinyalah pemilik akun tersebut, bisa dengan penggunaan kode OTP yang dikirim ke nomor ponsel kita, pertanyaan pribadi, pin, fingerprint, dan sebagainya.

Nah, nambahin 2FA akan mempersulit orang lain untuk mengakses akun kita tanpa izin bermodalkan password. Biasanya, 2FA ini jadi tantangan tersendiri buat di-hack, karena proteksi ganda ini berisi kode acak yang baru akan muncul begitu ada tanda-tanda akun kita dibuka oleh perangkat lain yang baru pertama kali mengakses akun kita. Makanya nggak jarang, ada bentuk penipuan yang mengatasnamakan suatu badan tertentu buat minta kode rahasia tersebut dan kemudian mengaksesnya, kayak penipu yang nelepon untuk minta kode OTP buat mengakses akun Go-Jek dan Go-Pay kita. Padahal, kode tersebut bersifat rahasia dan nggak boleh kita kasih tau ke orang lain. Mulai sekarang, jangan lupa untuk pakai proteksi ganda ini di akun digital kita, supaya terhindar dari peretasan yang ngebahayain data kita.

 


Foto: Shutterstock

Prev
Next

Bagikan artikel ke :

Get Updates