MY LOOKS
MY BODY
MY LIFE
WHAT'S NOW
I AM FAST 3000
SOFTEX FOR UNICEF
FIRST PERIOD
PRODUCT
My Life
MY LIFE

Bedanya Body Positivity, Body Acceptance, Body Neutrality

bedanya-body-positivity-body-acceptance-body-neutrality

Body positivity, body acceptance, body neutrality. Kalau kamu sering main Tiktok pasti udah paham atau sering ngeliat hashtag ketiga body movement ini. Yup. Movement tentang tubuh ternyata bukan cuma body positivity aja, seiring berjalannya waktu muncul gerakan body acceptance dan body neutrality, apa sih beda ketiganya?

 

Walaupun body positivity adalah body movement yang baik, tapi gerakan ini ternyata mendapat reaksi negatif dari beberapa seleb dan influencer yang nunjukkin body positivity “gak berlaku” untuk semua orang.  Di akun Tiktoknya, Lizzo bilang kalau body positivity yang mainstream saat ini justru gak melindungi dan memberikan benefit buat orang-orang yang bertubuh besar, termasuk si pencetus gerakan ini.  

Nyatanya mereka masih mendapat ejekan dan dipandang sebelah mata.

Di sinilah akhirnya istilah body acceptance dan body neutrality muncul yang dianggap lebih bisa membantu daripada body positivity karena punya arti penerimaan tubuh yang lebih luas.

 

bedanya-body-positivity-body-acceptance-body-neutrality

OKE, JADI BODY POSITIVITY ITU SEBENARNYA APA?

Dikutip dari Verywellmind, body positivity itu mengacu pada pernyataan kalau semua orang berhak punya citra tubuh yang positif. Terlepas dari gimana masyarakat dan pop culture memandang bentuk, ukuran, dan penampilan yang ideal (beauty standar).

Sedikit info, gerakan body positivity lahir tahun 1960 untuk fat liberation movement yang dipimpin oleh wanita queer berkulit hitam dan bertubuh besar serta femmes.

Walaupun banyak yang terbantu dengan gerakan body positivity, tapi banyak juga yang ngerasa kesulitan untuk selalu konsisten berpikiran positif dan menyukai tubuh mereka tanpa syarat setiap waktu. Salah satu komen di Tiktok #bodypositivity mengakui kalau gerakan ini udah kayak kewajiban, kita harus happy sama tubuh sendiri tiap saat dan hal tersebut justru bikin dia lelah. Sentimen yang sama juga dialamin Demi Lovato di interviewnya dengan iHeart Radio. “I dont always feel positive about my body. Sometimes I do not like what I see. [But] I don’t sit there and dwell on it.”

Walaupun begitu, bukan berarti gerakan body positivity ini berakhir. Hanya artinya berubah menjadi mainstream, sehingga esensinya gak gitu dirasakan lagi oleh golongan yang sebenarnya jadi tujuan utama kenapa gerakan ini dibuat.

 

bedanya-body-positivity-body-acceptance-body-neutrality

LALU GIMANA DENGAN BODY ACCEPTANCE?

Body acceptance muncul sebagai alternatif pilihan lain tentang body image. Dilansir dari Bustle, body acceptance adalah ketika kita diijinkan untuk gak selalu perlu merasa happy dan positif sama tubuh sendiri. Tapi kita bisa mencari cara gimana menyukainya. Body acceptance is something more personal, yaitu dengan memperlakukan tubuh kita bukan hanya dari penampilan luar tapi juga melihat apa yang bisa tubuh kita lakukan.

Mudahnya sih, ketika body positivity (dirasa) gak menyisakan ruang untuk kamu insecure dan frustasi dengan tubuh sendiri, body acceptance memberikan ruang tersebut sehingga kamu bisa lebih mengapresiasi tubuhmu.

 

bedanya-body-positivity-body-acceptance-body-neutrality

TERUS, BODY NEUTRALITY ITU APA DONG?

Istilah body neutrality sebenarnya bukan hal baru karena istilah ini muncul sekitar tahun 2010-an. Seperti namanya, body neutrality itu bersikap netral sama tubuh kita. Menerima tubuh kita apa adanya, tanpa adanya ikatan emosional positif ataupun negatif. Bahkan terkadang gak mikirin tentang konsep tubuh sama sekali. Tapi bukan berarti cuek yaa...

Orang yang menganut body neutrality gak ngerasa cinta ataupun benci dengan tubuh mereka, mereka hanya mengakui apa adanya dan mengetahui apa fungsi tubuh untuk mereka.

 

bedanya-body-positivity-body-acceptance-body-neutrality

Well, mau apapun pilihanmu dan bagaimana cara kamu memandang tubuhmu, pastikan untuk selalu menjaga kesehatannya. Jangan membandingkan dirimu dengan orang lain. Dan kalau kamu masih ragu akan konsep tubuh, kamu boleh kok ngobrol dengan Happifyourworld. Just reach us on Instagram via DM atau comment, anytime!  

 


Foto: Shutterstock, Freepik

Prev
Next

Bagikan artikel ke :