MY LOOKS
MY BODY
MY LIFE
WHAT'S NOW
I AM FAST 3000
SOFTEX FOR UNICEF
FIRST PERIOD
PRODUCT
My Life
MY LIFE

5 Selebriti yang mengubah luka mereka menjadi passionnya

Walaupun berbeda platform, kelima selebriti ini punya satu kesamaan yaitu mereka mengubah luka batin yang mereka alami menjadi passion ataupun sebuah karya supaya bisa meng-encourage orang lain untuk berbuat hal yang sama.

 

Bukan berarti mereka selebriti makanya terlihat mudah untuk melalui proses self-healing, justru sebaliknya, karena titel mereka sebagai selebriti lah membagikan cerita luka batin yang mereka alami menjadi jauh lebih sulit. Untuk ngomong sama satu orang tentang luka batin kita aja, sulitnya minta ampun dan butuh keberanian yang besaaar, apalagi ini ngomong sama satu juta orang.

 

Mereka sadar akan risikonya, mereka bisa aja kehilangan karir atau bahkan dicap ‘aneh’, tapi dengan membagikan ceritanya hal ini bisa bantu menyembuhkan kita dan juga orang lain. Nah siapa aja sih kelima selebritinya, baca di bawah!

 

Halle Berry

Artis Academy Award ini menghabiskan waktu masa remaja dan dewasanya dengan mengatasi trauma akibat masa kecilnya yang suram. Ayahnya yang abusive membuat Halle punya kepercayaan diri yang rendah.

 

"I think I've spent my adult life dealing with the sense of low self-esteem that sort of implanted in me. Somehow, I felt not worthy. Before I'm 'Halle Berry,' I'm little Halle....a little girl growing in this environment that damaged me...I've spent my adult life trying to really heal from that."

 

Sebagai proses self-healingnya, Halle menghabiskan waktunya buat menolong anak-anak korban kekerasan rumah tangga di LA Domestic Violence shelter dan program Janesse Center. Halle ngebantu anak-anak tersebut, bahkan bantu merenovasi apartemen supaya mereka bisa merasa nyaman dan memulai hidup yang baru.

 

Beyonce

Kehidupan Byeonce terhitung sangat private tapi melalui album Lemonade yang dirilis tahun 2016, kita bisa sedikit ngintip struggling Beyonce yang mengalami naik turun saat itu. Mendengar lirik dan visual videonya, Lemonade bisa dibilang ‘diary’ di mana ia menceritakan perjalanan self-healing tentang dirinya, kehidupan pernikahannya dengan Jay-Z, termasuk pandangan politiknya. Elle menyebut Lemonade sebagai bagaimana wanita kulit hitam menyembuhkan dirinya sendiri dan menolong satu sama lain.

 

Walaupun Beyonce sangat kental bercerita tentang wanita kulit hitam, tapi banyak yang berpikir lirik dan pesan yang disampaikan Beyonce lewat album ini bisa untuk siapapun.

 

Ariel Tatum

Artis dan model Ariel Tatum adalah penderita Borderline Personality Disorder (BPD), yaitu penyakit mental yang berdampak pada cara kita berpikir dan apa yang kita rasakan tentang diri kita sendiri. Di salah satu interview, Ariel menggambarkan BPD ngejadiin dia remaja yang berkepribadian ambang, citra diri yang kurang jelas, labil, dan gak tahu maunya apa. Ia juga sulit beraktivitas dan menjalin hubungan dengan orang lain.

 

Tiap kali gejalanya muncul, Ariel melakukan self-healing dengan cara mendengarkan rekaman yang berisi kata-kata positif sebelum tidur, dan itu ngebantu dia buat jadi lebih baik

Sejak Ariel open up ke publik mengenai penyakit yang dideritanya, ia rajin sharing bahkan menjadi pembicara mengenai penyakit mental. Hal ini ia lakukan supaya orang-orang, terutama remaja yang mungkin mengidap penyakit yang sama dengan dirinya bisa aware dan peka terhadap penyakit mental. 

 

Diana Rikasari

Foto diana & dinda dengan buku (https://www.instagram.com/p/B1tHpocBOMi/)

 

Fashion blogger yang dijuluki ‘The Unicorn Mom’ ini bilang dapet kepuasan tersendiri di hobi menulisnya, karena Diana menganggap menulis adalah salah satu caranya menyembuhkan diri dari luka batin. Semua emosinya tertuang di buku yang telah ia tulis, terutama di buku keempatnya yang mengangkat tema besar self-acceptance.

 

Menurut Diana, buku ini sangat personal buatnya karena ada beberapa bagian ketika Diana benar-benar menumpahkan perasaannya dengan jujur, bahkan dia menangis selama proses pembuatannya.

 

Di buku ini Diana ingin bilang kalau kesedihan itu juga adalah bagian dari hidup kita, dan "It's okay to be sad, it's okay to cry and to feel that we failed. But we have to move on.”

 

Maya Angelou

Berbicara tentang luka batin dan self-healing tentunya gak bisa gak menyebut wanita ini. Maya Angelou adalah seorang aktivist hak sipil, penyair, dan penulis yang meraih penghargaan tinggi berkat memoarnya yang berjudul “I Know Why the Caged Bird Sings.”

 

Sejak kecil Maya ngalamin pengalaman buruk. Dari diperkosa, menjadi saksi kekerasan rumah tangga, mengalami kebencian rasisme, dan masih ada lagi. Namun, semua hal buruk yang menimpanya gak membuatnya patah semangat, Maya terus berusaha mengejar passionnya. Menari, menyanyi, dan menulis semua ia lakukan dan berkat semangatnya yang gak pernah putus itu, Maya menginspirasi banyak orang sampai sekarang.

 

Salah satu quotes Maya yang paling terkenal adalah “While one may encounter many defeats, one must not be defeated.”

 


 

Foto: Parkwood Entertainment

Prev
Next

Bagikan artikel ke :

Get Updates