MY LOOKS
MY BODY
MY LIFE
WHAT'S NOW
I AM FAST 3000
SOFTEX FOR UNICEF
FIRST PERIOD
PRODUCT
My Life
MY LIFE

5 Rekomendasi Buku Buat Menghadapi Quarter Life Crisis

 

5 Rekomendasi Buku Buat Menghadapi Quarter Life Crisis

Sering ngerasa overthinking dan nggak semangat? Khawatir menghadapi hidup menuju kedewasaan? Buku-buku ini bisa ngebantu kita menghadapi rasa krisis emosional yang sering dialami di usia 20an.

 

 

FILOSOFI TERAS – HENRY MANAMPIRING

5 Rekomendasi Buku Buat Menghadapi Quarter Life Crisis

Jangan pusing dulu begitu lihat judulnya yang berbau-bau filosofi, karena di buku ini kita ternyata bisa dapetin berbagai pencerahan, supaya nggak sedikit-sedikit galau dan emosi saat menghadapi masalah dan kehidupan. Buku yang ditulis oleh Om Henry ini sebenarnya terinspirasi dari buku How To Be a Stoic karya Massimo Pigliucci, berisi tentang filsafat stoa yang lahir di zaman Romawi kuno saat masa peperangan dan krisis dulu. Beliau mulai mendalami filsafat stoa ini karena didiagnosa oleh psikiater mengalami Major Depressive Disorder.

Kenapa buku ini bisa ngebantu pembacanya menghadapi quarter life crisis, bahkan masih relate di era sekarang? Karena di dalam buku ini kita bisa nemuin berbagai pelajaran yang membuat kita menemukan kedamaian diri dan bisa mengendalikan mindset kita tentang hidup, masalah yang lagi kita hadapi, tanpa harus lebay dan menanggapinya dengan marah-marah. Mengikuti arus hidup tapi bukan pasrah aja sama keadaan. Contoh yang diangkat juga simple banget dan masuk ke generasi millenial, misalnya gimana kita berlomba buat menyenangkan orang lain, ingin memenuhi ekspektasi orang lain, mendapatkan approval orang lain, meraih sebanyak-banyaknya likes dan views, konflik di media sosial saat pemilihan presiden, dan hal lain yang rentan bikin kita stress dan misuh-misuh negatif. Walaupun bahasan yang ada di buku ini sebenarnya nggak terlalu berat, tapi yang bikin kita akan tertantang justru gimana betul-betul nerapin semua isinya di kehidupan kita sehari-hari.

Best quote: “ Damai dan tenteram ini kokoh karena berakar dari dalam diri kita, bukan pada hal-hal eksternal yang bisa berubah, hancur, atau direnggut dari kita.” – Hal. 30

 

 

WAKE UP SLOTH! – AULIA HANIFA

5 Rekomendasi Buku Buat Menghadapi Quarter Life Crisis

Berangkat dari stereotipe generasi milenial yang pemalas dan lambat, buku ini akhirnya mengangkat hewan kukang atau sloth sebagai tokoh utamanya. Walaupun dikemas dengan ilustrasi yang gemes dan full color, bahasan di buku ini berbobot banget, terutama buat kita yang membutuhkan bantuan dalam berdamai dengan diri sendiri akibat kegagalan, ngerasa belum punya pencapaian apa-apa, dan banyak hal lain yang nyambung sama keadaan quarter life crisis.

Wake Up Sloth! berisi cerita singkat tentang perjalanan si Kukang menjalani hidup, dideskripsikan dengan quotes penyemangat buat matahin rasa kekhawatiran yang rentan dialami sama generasi milenial, juga halaman yang bisa kita isi sebagai hasil renungan atau refleksi ke diri sendiri. Buku ini memang terlihat tipis, tapi kalau kita membacanya dengan pelas sekaligus meresapi setiap kata-katanya, beneran ngefek banget lho di diri kita!

Best quote: “Tidak apa-apa berbuat salah, mengalami hari buruk, kurang dari sempurna, mengerjakan apa yang terbaik untukmu, untuk menjadi diri sendiri. Tidak apa-apa, kamu akan baik-baik saja.”- Hal 67

 

ADULTHOOD IS A MYTH – SARAH ANDERSEN

5 Rekomendasi Buku Buat Menghadapi Quarter Life Crisis

Buat yang lebih suka baca komik, bacaan satu ini recommended banget buat mengatasi quarter life crisis kita! Berisi potongan-potongan comic stripes, Sarah Andersen mendeskripsikan gimana kegelisahan-kegelisahan yang ia lalui dalam ngejalanin kehidupan orang dewasa tanpa nge-judge kondisi kehidupan orang lain. Bukan cuma gambarnya yang gemesin, tapi ceritanya pun bikin kita ngakak dan ngangguk-ngangguk karena relate banget sama kehidupan kita.

Kita mungkin nggak akan nemuin quotes penyemangat atau apapun yang biasa terkandung di buku self-help, tapi ngeliat semua cerita di komik ini aja bisa bikin hidup kita cukup tenang sejenak dalam menghadapi kegelisahan usia 20an, dan berucap “ini gue banget” di beberapa ceritanya.

 

 

 

QUARTER LIFE CRISIS – GERHANA NURHAYATI PUTRI

5 Rekomendasi Buku Buat Menghadapi Quarter Life Crisis

Sesuai dengan judulnya, buku ini ngebahas lengkap faktor-faktor yang sering bikin kebanyakan orang mengalami keresahan di rentang usia 20an. Mulai dari penjelasan soal quarter life crisis, kenapa bisa terjadi, mengeksplor diri sendiri, dan banyak tips yang bisa kita terapin supaya nggak terus-terusan tenggelam dalam pikiran yang bikin kita stres saat menjalani kehidupan, salah satunya usaha buat kita supaya lebih produktif dan nggak overthinking. Mungkin bukunya tipis dan informasinya nggak sedalam buku-buku psikologi spesifik, tapi setelah selesai baca buku ini kita jadi lebih tau apa yang harus kita lakukan saat fase quarter life crisis mulai kita alami.

Best quote: Dilema dalam memilih pilihan hidup yang biasa ditemui, biasanya menyangkut tujuan hidup, karier, percintaan, kemandirian finansial sampai soal keyakinan. Di antara kelima masalah dilematik itu, ada dua yang menjadi masalah terbesar (Big Problem) di saat mengalami Quarter Life Crisis yaitu masalah dalam hal karir (Work Life) dan percintaan (love life). - Hal). – Hal 30.

 

THE TURBULENT TWENTIES SURVIVAL GUIDE – MARCOS SALAZAR

5 Rekomendasi Buku Buat Menghadapi Quarter Life Crisis

Abis selesai kuliah, lalu ngapain? Buku ini bakal bahas lengkap soal kehidupan yang  harus kita jalanin setelah selama ini mengacu pada template pendidikan akademis: SD, SMP, SMA, kuliah. Setelah lulus, biasanya kita dihadapkan sama banyak pertanyaan karena udah lepas dari rutinitas dan mau nggak mau harus mempraktikkan apa yang udah dipelajari, seperti kita harus ke mana? Apa passion hidup kita? Apakah kita udah bikin keputusan yang tepat? Kenapa hidup kok njelimet banget? Gimana caranya bahagia? Dan begitu kita udah nemuin jawabannya, kita masih harus melakukan sesuatu buat menjalani hidup.

Selain buat kita, buku ini juga cocok banget dibaca sama orang tua yang lagi di masa membesarkan anak remaja usia 20an. Supaya keluarga juga jadi ngerti kalau kebingungan atau kegelisahan di usia 20an itu wajar banget, tinggal nemuin gimana cara mengatasinya!

Best quote: “By developing strong self-esteem, you will be more resilient when confronted with the challenges and hazards of postcollege life and will be better able to cope with te difficulties you face throughout the turbulent twenties” – hal 33.


Foto: Shutterstock, Gramedia Digital, Goodreads

Prev
Next

Bagikan artikel ke :

Get Updates