MY LOOKS
MY BODY
MY LIFE
WHAT'S NOW
I AM FAST 3000
SOFTEX FOR UNICEF
FIRST PERIOD
PRODUCT
My Body
MY BODY

Tes Kesehatan Yang Penting Buat Perempuan

Tes Kesehatan Yang Penting Buat Perempuan

Walaupun kelihatannya sehat, ternyata ada banyak penyakit yang mengintai kita, khususnya perempuan. Makanya, penting banget buat rutin ngejalanin beberapa tes kesehatan berikut sebagai langkah deteksi dini. Apa aja?

 

Siapa di sini yang masih cuek sama kesehatan tubuhnya? Ibarat mesin, tubuh kita juga perlu lho dicek secara rutin, supaya kita bisa mencegah penyakit yang diam-diam mengintai kesehatan organ-organ tubuh kita akibat gaya hidup yang kurang sehat. Karena walaupun kelihatan sehat di luar, kita nggak boleh lengah sama bahaya penyakit yang diam-diam lagi singgah di tubuh kita. Apalagi, beberapa penyakit bisa jadi nggak nunjukkin gejala signifikan di awal, dan baru bisa kita sadari saat udah di tahap yang makin parah.

Nah sebagai langkah preventif, ini beberapa tes kesehatan yang perlu kita lakukan buat menjaga dan memantau kondisi tubuh kita sebagai perempuan, yang bisa dimulai sesuai dengan pertambahan usia kita!

 

 

TES KESEHATAN USIA 10 – 20AN TAHUN

 

Pemeriksaan Gigi

Tes Kesehatan Yang Penting Buat Perempuan

Di usia anak-anak hingga remaja, penting banget buat kita memeriksakan gigi secara rutin ke dokter gigi, minimal setiap 6 bulan sekali. Soalnya, di masa-masa ini gigi susu kita udah berganti jadi gigi permanen, dan harus kita jaga hingga tua nanti, terutama dari bakteri yang bikin gigi kita berlubang, gusi infeksi tumbuhnya karang gigi, dan atau merawat posisi gigi yang berantakan dengan behel. Selain itu, menjaga kesehatan gigi dan gusi juga bisa mencegah terjadinya penyakit jantung, diabetes, dan demensia karena gigi dan gusi yang sehat akan mempersempit adanya peradangan yang bisa merembet ke organ lain. Rajin ke dokter gigi juga bisa membantu memastikan adanya gejala kanker mulut dan tenggorokan atau nggak.

 

 

Pemeriksaan Mata

Tes Kesehatan Yang Penting Buat Perempuan

Sama seperti gigi, pemeriksaan mata juga penting buat dilakukan. Karena termasuk organ penting di tubuh kita, kesehatan dan fungsi mata tetap harus dijaga dengan pemeriksaan rutin buat mendeteksi adanya gangguan pengelihatan seperti rabun, atau iritasi karena seringnya menggunakan softlens saat beraktivitas. Buat kita yang berkacamata, pemeriksaan ini juga jadi acuan perlu atau nggaknya kita mengganti ukuran lensa kacamata. Lakukan pemeriksaan setiap 2 tahun sekali ya!

 

 

Vaksin HPV

Tes Kesehatan Yang Penting Buat Perempuan

Melakukan vaksin adalah cara terbaik buat melindungi diri kita dari kanker serviks, yang disebabkan oleh Human Papilloma Virus (HPV). Vaksin ini diberikan sebanyak 3 suntikan selama rentang 6 bulan, dan idealnya diberikan saat usia kita 11 atau 12 tahun. Tapi, kalau kita nggak melakukan vaksin di usia tersebut, kita masih bisa melakukan vaksin HPV di rentang usia 13 sampai 26 tahun. Setelah melakukan vaksin, kita harus rutin melakukan pemeriksaan untuk memantau adanya jenis virus HPV lain yang bisa menyebabkan kanker di organ reproduksi kita.

 

 

Pemeriksaan Tekanan Darah

Tes Kesehatan Yang Penting Buat Perempuan

Nggak banyak yang tau kalau tekanan darah bisa jadi ‘silent killer’ yang mengancam diri kita kalau nggak diperiksakan secara rutin. Soalnya, tekanan darah yang tinggi bisa jadi beberapa penyebab penyakit berat, seperti serangan jantung dan stroke. Makanya, perlu untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah secara berkala, seenggaknya dua tahun sekali dan bisa dimulai sejak 18 tahun. Idealnya, tekanan darah untuk wanita kurang dari 120/80 mmHg. Pemeriksaan ini nggak harus selalu di lakukan di dokter atau rumah sakit kok, karena sekarang udah banyak apotek yang menyediakan pemeriksaan ini, dan ada juga yang menjual alat pengukur tekanan darah secara bebas sehingga bisa kita lakukan di rumah.

 

TES PENYAKIT KELAMIN

Pemeriksaan Tekanan Darah  Tes Kesehatan Yang Penting Buat Perempuan  Nggak banyak yang tau kalau tekanan darah bisa jadi ‘silent killer’ yang mengancam diri kita kalau nggak diperiksakan secara rutin. Soalnya, tekanan darah yang tinggi bisa jadi beberapa penyebab penyakit berat, seperti serangan jantung dan stro

 

Tes penyakit kelamin dilakukan untuk mengetahui dan mendeteksi dini adanya gejala penyakit menular seksual. Contohnya HIV/AIDS, klamidia, herpes, HPV, dan lain sebagainya. Tes ini penting dilakukan bila mau menikah, melahirkan, ataupun bila kehidupan seksual kita cenderung aktif.

 

TES KESEHATAN USIA 30AN – 40AN TAHUN

 

Pap Smear – Pemeriksaan panggul dan organ reproduksi

Tes Kesehatan Yang Penting Buat Perempuan

Perempuan juga rentan terkena penyakit yang berhubungan sama organ reproduksi. Banyak banget bahaya yang mengancam, mulai dari penyakit ringan seperti infeksi jamur hingga yang berat seperti kanker ginekologi, yang jenisnya bisa dilihat di artikel WASPADA 6 KANKER GINEKOLOGI YANG RENTAN MENYERANG PEREMPUAN berikut ini. Pap smear merupakan pemeriksaan pada organ reproduksi (vagina) kita, untuk mendeteksi adanya tanda-tanda kanker serviks yang bisa ditularkan dari penyakit menular seksual (PMS). Pemeriksaan ini wajib dilakukan untuk perempuan di usia 21 tahun ke atas yang udah aktif secara seksual karena kemungkinan penularannya lebih tinggi. Tapi untuk yang belum aktif secara seksual, pap smear belum terlalu diwajibkan. Pemeriksaan pap smear biasanya dilakukan selama 3 tahun sekali, tetapi frekuensi pemeriksaan ini bisa berbeda di tiap orang, tergantung pada kondisi dan faktor tertentu. Perempuan berusia di atas 30 tahun yang hasil pap smear-nya normal dalam tiga kali pemeriksaan berturut-turut, bisa menjalani pemeriksaan ini lima tahun sekali aja. Sedangkan buat perempuan di atas 65 tahun dan punya hasil pemeriksaan yang normal bisa stop menjalani pemeriksaan pap smear.

 

 

Mammogram – pemeriksaan payudara

tes kesehatan yang penting untuk perempuan

Payudara kita juga nggak luput dari bahaya penyakit. Makanya payudara termasuk organ yang harus kita periksakan secara rutin ke dokter, yaitu dengan tes Mammogram. Selain buat pencegahan, pemeriksaan mammogram ini bisa jadi langkah deteksi dini dari sel kanker yang udah ada di payudara kita. Menurut American Cancer Society, 97 persen wanita yang melakukan tes tersebut dan didiagnosis kanker seenggaknya bisa bertahan hidup selama lima tahun.

Tes Mammografi terbagi dalam dua jenis, yaitu Mammografi skrining (screening mammography), yang dilakukan buat mendeteksi kelainan pada payudara walaupun nggak ada tanda atau kelainan secara kasat mata. Dan ada juga Mammografi diagnostik (diagnostic mammography), tes yang dilakukan buat mengidentifikasi perubahan yang terjadi pada payudara akibat adanya sel kanker, misalnya kayak adanya rasa nyeri, muncul benjolan, adanya perubahan warna kulit di sekitar payudara, keluarnya cairan dari puting, atau penebalan puting.

Tes mammogram biasanya dianjurkan buat dilakukan selama 2 tahun sekali, terutama untuk perempuan yang udah berusia 40 tahun ke atas. Tapi untuk pemeriksaan payudara bulanan, kita bisa lakukan SADARI (periksa payudara sendiri) satu minggu setelah menstruasi (haid).

 

 

Tes Diabetes

tes kesehatan yang penting untuk perempuan

Diabetes juga jadi salah satu penyakit yang rentan menyerang perempuan. Gaya hidup yang nggak sehat, obesitas, dan asupan gula yang nggak terkontrol jadi penyebab banyak perempuan yang mengidap diabetes di usia muda, dan nggak sedikit perempuan yang kehamilannya berisiko karena penyakit ini. Buat penanganan dini, kita juga perlu melakukan tes diabetes atau tes kadar gula dalam darah secara rutin supaya asupan gula bisa kita kontrol dengan baik. Biasanya tes dilakukan dengan mengambil setetes darah dari jari dengan alat ukur gula darah yang hasilnya bisa kita ketahui secara cepat. Tesnya pun nggak harus dilakukan di rumah sakit karena di apotek pun udah banyak yang menyediakan jasa ini.

 

TES KESEHATAN USIA 40AN – 60AN TAHUN KE ATAS

 

Tes penyumbatan aliran darah

tes kesehatan yang penting untuk perempuan

Berdasarkan data American Heart Association, penyakit jantung merupakan penyakit yang merenggut sekitar 500 ribu nyawa perempuan tiap tahunnya. Penyebabnya nggak lain karena gaya hidup yang nggak sehat, yang menjadikan adanya penyumbatan di pembuluh darah yang mengarah ke jantung. Makanya di usia yang nggak lagi muda, perempuan disarankan buat melakukan tes kesehatan yang berkaitan dengan kesehatan jantung, seperti tes buat mengetahui kadar kolesterol, HDL (kolesterol baik), LDL (kolesterol buruk), serta lemak darah (trigliserida). Buat perempuan yang berusia lebih dari 50 tahun, pemeriksaan kadar protein C-reaktif (CRP), homocysteine, dan lipoprotein juga penting buat dilakukan. Nah dari sini biasanya dokter akan melakukan tes echocardiogram buat nemuin apakah ada potensi penyumbatan aliran darah dari dan menuju jantung kita.

 

 

Tes kepadatan tulang

tes kesehatan yang penting untuk perempuan

Risiko osteoporosis pada perempuan 4 kali lebih besar dibanding pria. Saat menuju usia 60an, tentunya kondisi tulang perempuan udah nggak seprima dulu dan terjadi karena banyak faktor, mulai dari kurangnya asupan kalsium, hingga hormon estrogen yang punya peran dalam proses produksi massa tulang ikut menurun drastis saat memasuki masa menopause. Di saat itulah perempuan di usia 60an rentan banget terkena osteoporosis dan butuh pemeriksaan kepadatan tulang secara rutin untuk memperlambat proses pengeroposan tulang. Buat yang punya Mama atau Nenek di rentang usia ini, jangan lupa untuk ingatkan mereka pentingnya tes kepadatan tulang ini ya!


Foto: Shutterstock, Freepik

Prev
Next

Bagikan artikel ke :