Login

Email
Password


Mybody

HOW TO DEALING WITH BODY INSECURITY

10 Mei 2018

Hampir semua orang ngerasa insecure atau khawatir sama badannya sendiri, sampe mempengaruhi kehidupan mereka sehari-hari. Padahal ketika kita ngerasa gendut, orang lain (entah dimana) ada yang ngerasa dia terlalu kurus (underweight). Ngerasa rambut kita tipis, ada orang lain yang ngerasa kerepotan karena rambutnya terlalu tebal, dan lain sebagainya. Ada banyak alasan kenapa kita ngerasa insecure sama fisik kita sendiri, tapi yang pasti alasan utamanya adalah kita terlalu peduli sama opini orang lain.

 

“Cewek itu harus kurus, makanya lo kurusin badan dong!”

“Hidung lo kalo lebih mancung pasti cantik banget deh”

“Gue mau ama lo kalo lo udah lebih langsingan daripada yang sekarang, jelek!”

 

Yakin banget pasti kita pernah dapet komentar-komentar kayak di atas. Entah itu dari teman, gebetan atau bahkan dari keluarga sendiri.  

Masyarakat sekarang (atau istilah kerennya netizen) punya ekspektasi buat jadi manusia sempurna secara fisik. Hampir setiap hari, kita disuguhin gambaran fisik sempurna seseorang dari berbagai media yang seakan-akan menuntut kita untuk punya fisik kayak model atau bintang film. Dan ini berlangsung sejak kita masih kecil, makanya nggak heran pas kita beranjak dewasa pikiran tersebut masih bersarang dan kalo ada kekurangan sedikit aja dari tubuh kita, kita jadi ngerasa nggak nyaman.  

 

BODY INSECURITY

Istilah insecure bisa diartiin sebagai rasa khawatir, hilangnya rasa percaya diri, atau kecemasan. Untuk konteks tubuh, body insecurity adalah rasa kekuatiran seseorang terhadap bentuk dan ukuran tubuhnya sendiri. Nggak jarang, orang yang ngalamin body insecurity jadi meragukan kemampuan mereka sendiri dalam berbagai hal, mereka menganggap ukuran dan bentuk tubuhnya menghalangi mereka untuk mencapai apa yang mereka inginkan. Hal ini bisa ngakibatin terganggunya produktivitas seseorang, bahkan bisa berakibat fatal seperti membenci dirinya sendiri.

Body insecurity bisa dialami siapa aja, tapi hal ini rentan terhadap remaja seumuran kita yang masih mencari jati diri. Tuntutan untuk punya gambaran fisik yang ideal bisa jadi membuat kita depresi dan tertekan.

 

HOW TO DEAL WITH IT

LEARNING TO LOVE OUR BODY

Well, its easier said than done. Tapi kunci buat ngadepin body insecurity nggak ada yang lebih ampuh selain mencintai diri sendiri, karena hanya dengan cara itulah kita bisa ngurangin rasa insecure. Emang prosesnya sulit, apalagi kalo orang-orang di sekeliling kita lebih sering ngasih negative vibes. Untuk ini yang bisa kita lakukan adalah letting go of those socially imposed ideals yang selalu ‘mendewakan’ tubuh sempurna. Follow orang-orang yang bisa kasi kita positive vibes dan mensupport kita apa adanya. Selain itu, bisa juga coba bilang sama diri sendiri di depan kaca setiap pagi kalo kita “worth it, we’re beautiful in our own way”. Nggak usah malu, ini adalah salah cara buat ngingetin ke diri kita kalo nggak ada yang salah sama bentuk maupun ukuran tubuh kita.

 

TAKING ACTION TO REVERSE A NEGATIVE BODY IMAGE

Tentu aja kita nggak bisa selamanya terus-terusan ngerasa khawatir tentang ukuran dan bentuk tubuh kita. Cara lain yang bisa kita lakukan adalah melakukan sesuatu buat menghilangkan rasa insecurity tersebut. Body insecurity bisa juga berasal dari perasaan kayak iri ataupun jealous, jadiin ini motivasi kita buat overcome body insecurity yang kita punya.

 

SETTING GOALS YANG REAL

Kalo misalnya kita udah fix mau dealing dengan body insecurity yang kita punya, set goals yang real. Jangan berekspektasi muluk. Misalnya badan kita overweight sehingga kita mutusin buat olahraga dan mengubah pola makan. Set goals untuk sehat, bukan demi punya badan kayak model. Dealing with our body insecurity by setting an achievable goals.

 

MINTA BANTUAN PROFESIONAL

Untuk beberapa body insecurities, ada kalanya kita butuh bantuan orang yang lebih ahli. Misalnya dokter kesehatan, trainer, atau bahkan makeup artis kalo misalnya kita punya body insecure sama wajah.

 

Punya rasa kuatir terhadap bentuk dan ukuran tubuh adalah hal yang wajar kok. Yang penting kita bisa menerimanya and taking action how to deal with it, daripada hanya diam pasrah di kamar merenungi nasib. Remember, everyone is beautiful in their own way!   


Foto: Berbagai sumber

Related Articles

Liburan mini dengan hasil maksimal

02 September 2016

Mini trip adalah liburan singkat dengan teman dekat yang lebih efektif.

Hobi yang bikin happy

13 April 2016

Melakukan hobi yang kita sukai bisa ngusir stres, lho. Soalnya pas melakukannya, kita akan feel happy

Sehat dengan Tidur

13 April 2016

Dengan tidur, sistem perbaikan tubuh bisa bekerja dengan lebih cepat, sistem pembuangan alami bisa bekerja dengan lebih baik

Cara mengatasi PMS: Tau lebih lanjut tentangnya

13 April 2016

Cara mengatasi PMS yang pertama adalah mengetahui seluk beluk terlebih dahulu tentang seputar PMS ini. Coba saja baca dulu agar tahu kamu bisa mengatasi PMS mu

Share Article To

Leave a Comment
0 comments
You must be logged in to post a comment.