Login

Email
Password


Mybody

FAKTA TINGGI BADAN YANG MUSTI KAMU TAHU!

15 September 2018

Tinggi badan buat remaja kayak kita jadi hal yang sensitif banget. Apalagi kalo tinggi badan kita di bawah rata-rata (di Indonesia tinggi badan buat cewek adalah 163 cm, sedangkan cowok 168 cm), rasanya tuh kayak kerdillll banget. Rasanya pingin nyalahin ortu (orang tua) kenapa bisa punya badan pendek. Eits! Tunggu dulu. Sebelum kamu nyalahin ortu tentang tinggi badan, baiknya cek fakta-fakta unik di bawah ini tentang tinggi badan.

 

MANUSIA ITU TUMBUH SANGAT CEPAT DI TAHUN PERTAMANYA

Pernah ngerasa adik kita yang masih bayi tumbuhnya sangat cepat? Menurut penelitian, orang cenderung tumbuh dengan maksimal dan cepat saat bayi ada di tahun pertamanya. Pas lahir hingga 1 tahun bayi tumbuh sekitar 25 cm, setelah itu tingginya terus meningkat sampe masa remaja. Cewek biasanya bakal berhenti tumbuh pas 2-3 tahun setelah dapet menstruasi (haid) pertama, beda dengan cowok yang bakal terus tumbuh sampe masa SMA, tapi ada juga kasus yang terus tumbuh sampe berusia dua puluhan.

Did you know, tubuh anak bertambah besar setiap malam. Hal ini disebabin oleh hormon pertumbuhan yang dilepasin pas kita tidur. Menurut Tuck.com, Human Growth Hormone (HGH atau GH) adalah protein kompleks yang diproduksi otak dan merupakan bagian penting dari sistem endoktrin tubuh. Protein ini khususnya aktif untuk pertumbuhan anak, dan HGH dilepaskan oleh otak ke aliran darah ketika tidur. Itulah kenapa tidur teratur berkaitan erat dengan tinggi badan. Jadi kalo kamu sering begadang yaaa jangan salahin ortu kalo kamu pendek.

 

TINGGI BADAN SELALU BERUBAH SETIAP SAAT

Sama kayak ukuran dan bentuk, tinggi badan kita juga akan ngalamin variasi setiap harinya. Pas pagi tubuh akan tinggi, tapi di malam hari badna kita akan berkurang 1 cm. Menerut beberapa penjelasan dokter, hal ini disebabin oleh cakram tulang belakang yang mencengkram tulang, sehingga tulang akan tegak sepanjang hari. Pas kita mau tidur, tulang belakang kita akan melunak dan menjadi basah, itu kenapa kita jadi lebih besar di pagi hari dibanding malam hari.

 

GEN NGGAK SELALU MEMPENGARUHI TINGGI BADAN, TAPI GEN BISA BERPENGARUH PADA TINGGI TUBUH YANG ABNORMAL

Gen nentuin sekitar 60-80 persen tinggi badan kita, sisanya itu tergantung sama faktor lingkungan dan lifestyle. Kembali ke point pertama, istirahat yang cukup dengan nutrisi yang tepat dan aktivitas yang baik maka tubuh kita juga akan berkembang dengan sempurna. Lalu gimana dengan orang yang punya tinggi tubuh abnormal? Orang yang sangat pendek disebut orang yang punya dwarfisme dan ini dialami sekitar satu dari 15 ribu orang dewasa (punya tinggi badan kurang dari 155cm), sementara sebaliknya orang yang sangat tinggi disebut gigantisme. Menurut Michael J.Goldenberg, MD, dari Dysplasia Clinic Seattle Children Hospital, orang-orang dengan dwarfisme disebabin oleh mutasi genetik yang menumbuhkan tulang. Sementara gigantisme terjadi akibat hormon pertumbuhan yang berlebihan pas kanak-kanak, yang sering juda disebabin tumor jinak di kelenjar pituitary.

 

ROKOK BERPENGARUH PADA TINGGI BADAN

Sesuai penelitian Annals of Epidemiology nunjukin kalo anak cowok usia 12 dan 17 tahun yang sering merokok lebih pendek 3 cm dibanding yang nggak merokok. Walaupun efek yang sama nggak terlihat pada cewek, tapi di beberapa kasus lain, cewek yang ngerokok lebih telat tumbuh daripada yang nggak. Satu lagi alasan buat nggak merokok nih Happy Females!

 

BERTUBUH TINGGI BAIK UNTUK JANTUNG

Penelitian nunjukin kalo orang dewasa pendek (kurang dari 160 cm) punya resiko penyakit jantung lebih tinggi. Dan penelitian juga mengklaim kalo setiap perbedaan 6  cm, resikonya akan meningkat lebih besar sekitar 13.5%.

 

ANAK CEWEK LEBIH CEPAT TINGGI DIBANDING COWOK

Kita sering ngeliat di kelas ada anak cewek yang lebih tinggi daripada cowok, hal ini karena anak cewek mencapai puncak pertumbuhannya pas pubertas (biasanya usia 11 – 12 tahun). Sedangkan cowok tumbuh dengan cepat pas usianya 13 – 14 tahun.

 

TINGGI BADAN AKAN MENYUSUT PAS BERUSIA 40 TAHUN

Seiring bertambahnya usia, tubuh kita akan ngalamin penyusutan. Pernah lihat kan foto kakek atau nenek yang pas mudanya tinggi besar tapi pas tua terlihat lebih ‘kecil’ dari di foto. Baik cewek maupun cowok akan mulai menyusut pas berusia 40 tahun dan setiap dekadenya akan kehilangan 1 cm. Hal ini karena tulang belakang kita akan kehilangan air dan secara bertahap akan menyusut. Lalu, penyakit seperti osteoporosis yang bisa melemahkan tulang akan mempercepat penyusutan. Tapi nggak usah kuatir, kita bisa mencegahnya dari sekarang dengan memperbaiki postur tubuh salah satunya dengan yoga dan mengkonsumsi nutrisi yang sehat.

 

Another facts, orang yang punya tubuh tinggi dinilai punya lebih banyak peluang di karir dan social life. Tapi jangan sampe hal ini bikin kecil hati kamu yang punya tinggi badan di bawah rata-rata. Karena at the end of the day, kemampuan seseorang dinilai dari gimana dia bisa membawa dirinya. Jadi mau seberapa pun tinggi badan kamu dan bentuk tubuhmu, tetap percaya diri dan tunjukinlah kalo kamu juga bisa!


Foto: Shutterstock   

Related Articles

Liburan mini dengan hasil maksimal

02 September 2016

Mini trip adalah liburan singkat dengan teman dekat yang lebih efektif.

Hobi yang bikin happy

13 April 2016

Melakukan hobi yang kita sukai bisa ngusir stres, lho. Soalnya pas melakukannya, kita akan feel happy

Sehat dengan Tidur

13 April 2016

Dengan tidur, sistem perbaikan tubuh bisa bekerja dengan lebih cepat, sistem pembuangan alami bisa bekerja dengan lebih baik

Cara mengatasi PMS: Tau lebih lanjut tentangnya

13 April 2016

Cara mengatasi PMS yang pertama adalah mengetahui seluk beluk terlebih dahulu tentang seputar PMS ini. Coba saja baca dulu agar tahu kamu bisa mengatasi PMS mu

Share Article To

Leave a Comment
0 comments
You must be logged in to post a comment.