MY LOOKS
MY BODY
MY LIFE
WHAT'S NOW
I AM FAST 3000
SOFTEX FOR UNICEF
PRODUCT
My Body
MY BODY

Bahaya Pcos, Dari Bikin Haid Berantakan Hingga Susah Hamil

 

PCOS

PCOS atau Polycystic Ovarian Syndrome merupakan penyakit yang berpotensi diderita perempuan karena adanya hormon yang nggak seimbang.

 

Penderita PCOS biasanya mengalami ketidak seimbangan kadar hormon estrogen dan hormon progesteron yang dikenal sebagai hormon seks perempuan, dan umumnya mempunyai kista yang membuat ovarium jadi membesar. Karena timbulnya kista dan ketidak seimbangan hormon tadi, hormon lain yang ada di dalam tubuh kita pun rentan ikut nggak seimbang sebagai imbas dari PCOS.

Menurut penelitian, 1 dari 10 perempuan yang ada di masa subur berpotensi terkena PCOS. Kista yang terbentuk mungkin nggak berbahaya, tetapi PCOS bisa menyebabkan berbagai masalah buat tubuh, misalnya pertumbuhan rambut yang belebih, jerawatan, obesitas, haid yang nggak teratur, siklus haid juga jadi lebih jarang, atau bahkan bisa nggak selesai-selesai. Selain itu, PCOS juga bisa membuat seorang penderitanya susah untuk hamil, akibat dari ketidak seimbangan hormon tadi.

 

 

Apa yang menyebabkan PCOS?

PCOS

 

Walaupun sampai saat ini belum bisa dipastikan apa penyebab utama dari PCOS, ada banyak hal yang mungkin menjadi faktor terjadinya sindrom ketidak seimbangan hormon ini.

Yang pertama adalah faktor keturunan. Hal ini menyebabkan kita bisa ikut tekena resiko PCOS kalau garis keluarga, baik di keluarga Mama atau Papa kita yang pernah mengalami PCOS ini. Resiko PCOS pun makin tinggi kalau di keluarga inti kita (misalnya Mama atau Kakak) mengalami PCOS.

Selain faktor keturunan, PCOS juga bisa dipicu karena berlebihnya hormon Androgen dalam tubuh kita. Hormon Androgen merupakan kumpulan hormon seks laki-laki, salah satunya testosteron yang punya peran dominan dan salah satu fungsinya adalah membuat rambut di tubuh tumbuh secara lebat. Hormon ini juga dimiliki oleh tubuh perempuan, tentunya dalam jumlah yang sedikit. Nah, pada penderita PCOS, hormon tersebut justru diproduksi secara berlebih dan hal ini mempengaruhi ovarium untuk mengembangkan dan melepas sel telur.

Terakhir, PCOS juga bisa dipicu oleh kita yang mempunyai kondisi resistensi insulin. Banyak orang yang  nggak terlalu sadar bahwa tubuhnya mengalami kondisi ini. Pada tubuh yang normal, karbohidrat yang kita makan akan diubah menjadi glukosa yang akan dilepas ke dalam darah. Penyerapan glukosa untuk menjadi energi ini dibantu oleh hormon insulin yang dihasilkan oleh pankreas.

Pada tubuh yang resisten terhadap insulin, sel-sel tubuh nggak bisa menyerap glukosa yang masuk walaupun pankreas memproduksi insulin. Hal ini membuat glukosa dalam darah jadi menumpuk dan membuat kadar gula seseorang jadi tinggi, dan membuat seseorang mengalami kondisi prediabetes. Pengaruhnya pada PCOS? Kelebihan glukosa tadi bisa mempengaruhi  indung telur dan membuat hormon androgen meningkat dan mengganggu ovarium untuk memproduksi sel telur.

 

 

Pelajari gejala PCOS!

PCOS Polycystic Ovarian Syndrome

 

Ada banyak tanda yang bisa kita amati di tubuh kita, apakah kita mungkin termasuk orang yang terkena PCOS.

 

 

Atasi PCOS dengan langkah berikut!

Untuk sebagian perempuan, PCOS mungkin nggak bisa dihindari dengan mudah. Tapi, beberapa hal ini bisa mengurangi resiko yang semakin parah!

1. Gaya hidup sehat

Mengubah gaya hidup kita menjadi lebih sehat dapat membantu menyeimbangkan hormon yang ada pada tubuh kita. Lakukan diet sehat yang diawasi oleh ahli gizi, dan juga melakukan olahraga secara teratur untuk menurunkan berat badan kita yang obesitas. Selain itu, disarankan juga untuk berhenti merokok.

 

2. Gunakan pembalut yang nyaman

Karena PCOS menyebabkan siklus haid nggak teratur hingga menyebabkan overflow, dibutuhkan pembalut yang mampu menampung darah haid walaupun sedang banyak-banyaknya. Gunakan Softex Comfort Slim (Extra Heavy Flow) 36 cm dengan kemampuan menyerap 1 detik dan Breathable Layer, hari-hari haid mu akan lebih tenang tanpa takut terjadi bocor. Jangan lupa untuk mengganti pembalut tiap 4 jam sekali ya!

 

3. Melakukan terapi hormon

Setelah mendapatkan diagnosis yang tepat dari dokter, penderita PCOS disarankan untuk melakukan terapi demi menyeimbangkan hormon di dalam tubuh. Dengan begitu, siklus haid dapat kembali normal, pertumbuhan rambut dan jerawat berlebih juga berkurang, serta mencegah kerontokan rambut kepala yang menyebabkan kebotakan.

 

4. Laparoscopic Ovarian Drilling (LOD)

Tindakan pembedahan ini bisa dilakukan untuk memicu kembali kesuburan ovarium untuk para penderita PCOS.

 


Foto: Shutterstock

Prev
Next

Bagikan artikel ke :

Get Updates