MY LOOKS
MY BODY
MY LIFE
WHAT'S NOW
I AM FAST 3000
SOFTEX FOR UNICEF
PRODUCT
My Body
MY BODY

5 Fakta Menarik Tentang Darah Menstruasi

 

fakta menarik tentang darah menstruasi

Masih suka terkecoh sama informasi simpang siur seputar darah menstruasi (haid) kita? Wah, cek dulu fakta-fakta menarik yang pastinya perlu kita tau!

 

1. DARAH HAID BUKAN DARAH KOTOR

Kita pasti sering banget denger kalau darah yang keluar akibat siklus menstruasi sebagai darah kotor. Nggak jarang orang-orang (terutama cowok) menganggap darah menstruasi (haid) sebagai hal yang menjijikan dan berbeda dengan darah yang keluar dari bagian tubuh lain, misalnya saat kulit tersayat atau mimisan. Bahkan, menstruasi (haid) juga sering disebut sebagai siklus ‘pembersihan diri’ dari darah-darah yang kotor. Padahal, darah menstruasi (haid) terbentuk dari jaringan yang tumbuh untuk mempersiapkan kehadiran embrio. Nah, kalau di siklus tersebut nggak terjadi pembuahan, otomatis jaringan tersebut luruh dari rahim bersama dengan darah, yang sama murninya seperti darah kalau kita jatuh atau tersayat.

 

2. DARAH MENSTRUASI NGGAK SELALU BERWARNA MERAH

Normalnya, warna darah menstruasi (haid) yang keluar setiap siklusnya adalah merah segar. Tapi pada kasus tertentu, darah menstruasi (haid) bisa juga keluar dengan perubahan warna yang mencolok, misalnya cokelat, oranye, bahkan hitam. Nah, kalau darah menstruasi (haid) kita berubah warna, ini jadi tanda kalau tubuh kita khususnya di area rahim berusaha memberi sinyal masalah, mulai dari yang ringan hingga berat. Misalnya darah cokelat menandakan kalau kadar hormone progesteron dalam rahim rendah dan tanda kalau darah tersebut tergolong lambat keluar dari tubuh, darah oranye yang merupakan tanda kalau ada infeksi bakteri pada vagina kita, atau darah menstruasi (haid) yang hitam sebagai tanda kalau darah tersebut merupakan darah yang tersisa dari siklus sebelumnya dan baru keluar di siklus berikutnya.

 

3. DARAH MENSTRUASI (HAID) SEBAGAI PENANGKAL KEHAMILAN

Well, percaya deh kalau siklus menstruasi (haid) nggak bikin kita kebal pada kehamilan. Walaupun jaringan pada rahim lagi luruh, bukan berarti sperma yang masuk setelah aktivitas seksual nggak bisa berenang ke dalam vagina atau gagal dibuahi. Faktanya, sperma juga bisa bertahan 3-5 hari di dalam vagina, dan memungkinkan banget untuk terjadinya ovulasi (pembuahan) lalu menyebabkan hamil. Selain itu, berhubungan seks saat menstruasi juga rentan banget bikin kita tertular infeksi kelamin lho!

 

4. DARAH MENSTRUASI (HAID) YANG KELUAR HANYA SEUKURAN 1 GELAS AIR

Dalam satu siklus yang biasanya terjadi selama 3-10 hari masa menstruasi (haid), darah yang keluar dari vagina kita sebenarnya nggak lebih dari 40ml atau seukuran 1 gelas air. Tentunya ukuran ini dibagi-bagi dari saat kita heavy flow saat hari-hari pertama, sampai akhirnya darah yang keluar makin sedikit sebagai tanda menstruasi (haid) udah selesai. Tetapi, kalau darah menstruasi (haid) yang dikeluarkan terasa sangat banyak, bahkan bikin kita mengganti pembalut setiap 1 jam sekali saking penuhnya, bisa jadi ada kondisi yang nggak normal di tubuh kita, misalnya ada kista atau miom pada rahim. Cek juga artikel TANDA TANDA HAID KITA NGGAK NORMAL untuk ciri-ciri kejanggalan menstruasi (haid) lainnya.

 

 

5. DARAH MENSTRUASI (HAID) BISA BEKU KALAU KITA MINUM ES

Ini sih mitos, dan sayangnya masih banyak orang yang percaya kalau minum es saat menstruasi (haid) bikin darah jadi membeku, penggumpalan darah, dan nyeri. Padahal saat kita minum air dingin, perlahan-lahan air tersebut menyesuaikan dengan suhu tubuh kita, dan melewati proses yang cukup lama juga di tubuh kita. Udah gitu, nggak ada hubungan antara saluran rahim sebagai jalur keluarnya darah menstruasi (haid) dengan jalur kemih tempat keluarnya urin. Alasan lengkapnya bisa kita baca di artikel PERIOD 911: BOLEH NGGAK SIH MINUM AIR DINGIN SAAT HAID? berikut!

fakta menarik tentang darah menstruasi

Secara medis pun, beberapa minuman yang baiknya dihindari saat menstruasi seperti kafein pada kopi atau gula berlebih pada soda lebih berefek pada pembuluh darah karena dapat menyebabkan kram perut, bukan karena bakal berefek sama darah yang keluar atau bikin menstruasi (haid) lebih deras dan cepat selesai.

 


Foto: Shutterstock

Prev
Next

Bagikan artikel ke :

Get Updates