Login

Email
Password


Whatsnow

FAKTA UNIK DI BALIK PERAYAAN NATAL

30 Desember 2017

Selama ini yang kita taunya perayaan Natal dipenuhi dengan pohon cemara, Santa Claus, dan nyanyian Jingle Bells. Tapi tau nggak sih kita fun fact di balik semua hal yang erat kaitannya sama perayaan Natal? Yuk coba diliat fakta uniknya di bawah ini.

 

Tanggal 25 Desember awalnya bukanlah perayaan Natal kayak yang kita kenal sekarang ini, karena tanggal tersebut bahkan nggak ada dalam kitab Injil. awalnya penganut kepercayaan pagan kuno ngerayain perayaan kayak Deus Sol Invictus pada tanggal tersebut the Kalends pada 1-5 januari, juga Saturnalia pada 17-23 Desember. Di abad ketiga, Gereja Katolik yang nggak menyetujui hal itu karena dianggap menyembah berhala, pada akhirnya mengkopi tanggal perayaan tersebut dan menyatakannya sebagai hari lahir Kristus (sementara kebanyakan sejarawan menyatakan Kristus lahir di musim semi).

 

Penggunaan pohon cemara sebagai pohon Natal juga merupakan tradisi yang diambil dari tradisi pagan, yang percaya kalo cemara merupakan perlambang dari musim semi yang penuh harapan. Ada juga cerita yang bilang kalo di abad ke-7 seorang Santo bernama Boniface nebangin pohon-pohon cemara buat ngebuktiin ke orang-orang Norwegia yang kala itu percaya dewa mereka tinggal di dalam pohon cemara, bahwa itu semua bohong belaka. Sampe pada abad ke-15 orang-orang memulai tradisi mereka buat nebangin pohon dan meletakannya di dalam rumah.

Kota Riga di Latvia diklaim sebagai ‘kampung halaman’sejarah penggunaan pohon Natal yang dihias pada tahun 1510. Semenbtara Jerman dipercaya merupakan Negara pertama yang ngegunain cemara dan mendekornya buat perayaan Natal, dan di tahun 1830an kebiasaan ini dibawa ke AS. Tapi baru setelah Pangeran Albert dari Jerman ngenalin tradisi ini ke istrinya Queen Victoria dari Inggris, dan mereka berdua dilukis di depan pohon cemara yang dihias, cemara ngalamin pamornya dan jadi  hits di mana-mana.

 

Santo Nicholas

Nama asli Santa Claus sebenernya adalah St. Nicholas, uskup yang tinggal hidup di abad keempat. Kebiasaannya adalah memberi kepada mereka yang membutuhkan, dan dipercaya sebagai pelindung anak-anak. Namanya kemudian berkembang menjadi Sinter Klaas dalam bahasa Belanda, dan kemudian berganti menjadi Santa Claus. Hari meninggalnya Santo Nicholas biasanya diisi dengan perayaan tuker kado.

Awalnya Santa Claus nggak pake baju merah, tapi bergonta-ganti baju, mulai dari hijau, putih, dan biru. Image santa Claus juga streng banget, megang cambuk dan punya sosok yang disiplin dan militer. Baru deh di tahun 1930an seniman Hadoon Sundblom ngegambar Santa Claus dengan baju khasnya merah dengan aksentuasi putih buat iklannya Coca Cola, Santa Claus jadi jauh lebih ramah, kebapakan dan punya baju trade mark kayak sekarang.

 

Sejarah kaos kaki yang dipake buat naro hadiah Natal juga punya cerita unik. Dipercaya masyarakat Belanda, setiap tanggal 6 Desember St. Nicholas akan bagi-bagiin hadiah ke anak-anak dengan naroin kado di sepatu mereka. Nah ada seorang pria miskin yang nggak bisa beliin mas kawin untuk anak cewek tertuanya yang akan menikah. St. Nicholas pun yang lagi bagi-bagi hadiah ngejatohin sekantong emas dari cerobong asap, tapi malah masuk ke dalam stoking yang lagi dijemur di deket perapian.

 

Rudolph the red nose reindeer niatnya dikasih nama Reginald, dan hidungnya malah mau dibuat warna biru dan bukannya merah, karena hidung merah dulu identik dengan pecandu alcohol. Untungnya copywriter yang nyiptain karakter Rudolph buat kepentingan marketing buku mewarnai Montgomery Ward’s. Duh, untung nggak jadi ya!

 

Lagu Jingle Bells diciptain sama james Lord Pierpont, pemain organ asal Savannah, Georgia, dan awalnya dikasih judul The One Horse Open Sleigh, serta dimainin pas Thanksgiving. Karena nggak kunjung terkenal, pada tahun 1857 lagu tersebut di republished lagi dengan judul Jingle Bells, dan langsung meledak di pasaran. Psst,  Jingle Bells juga jadi  lagu pertama yang disiarin dari luar angkasa sama kru Gemini 6 lho!

 

Merah, hijau dan emas adalah warna yang identik dengan Natal, dan punya arti dalam. Merah melambangkan darah Kristus, hijau melambangkan kelahiran kembali, dan emas punya arti kemakmuran dan cahaya.

 

Nama Natal ternyata diambil dari kata Dies Natalis yang artinya kelahiran kembali dalam bahasa Latin Portugal. Sementara X-Mas yang biasa jadi singkatannya Christmas merupakan penyerapan dari huruf Yunani, dimana X merupakan singkatan untuk menyebut Kristus.

 

Mistletoe dulunya dianggap sebagai tanaman suci, karena pada saat musim dingin mistletoe masih bisa tumbuh dan berbuah. Makanya daun ini dipercaya bisa nagkal kejahatan di hari Natal.


Foto: berbagai sumber

Related Articles

NEW IT COUPLES ALERT

03 Februari 2016

Ada banyak young power couples baru yang seru untuk kita kepoin bareng. Selain Taylor & Calvin, ada siapa lagi ya?

HAPPY CHINESE NEW YEAR WITH SANRIO

11 Februari 2016

Yuk datang ke Kota Kasablanka dari tanggal 28 Januari - 14 Februari 2016. See you there Happy Females!

The Lucky Fifty Winner

16 Februari 2016

The Lucky Fifty Winner for Januari 2016

Share Article To

Leave a Comment
0 comments
You must be logged in to post a comment.