Login

Email
Password


Mylooks

MACAM-MACAM JENIS APLIKATOR MAKEUP

27 September 2017

Dibandingkan dulu, era milenial ini nawarin kita banyak banget variasi aplikator makeup yang bisa kita gunain. Beda produk makeup yang mau kita pake, beda pula jenis aplikator yang harus dipilih. Coba yuk kita kenali macam-macam jenis aplikator makeup berikut ini.

 

UJUNG JARI TANGAN

Yup, ini dia aplikator makeup yang paling murah dan nggak bakal rusak (juga nggak bakal mungkin hilang atau kelupaan ditaro di mana, hehehe). Jari tangan emang aplikator makeup paling natural dan alami yang bisa kita pake. Misalnya buat mengaplikasikan foundation, kita bisa gunakan jari telunjuk kita dan tinggal tepuk-tepukkan sampe merata di keseluruhan kulit muka kita. Beda jari juga beda tekanan yang dihasilkan lho. Coba deh bedain saat kita menekan jari telunjuk dan jari manis, pasti yang terasa lebih kuat adalah jari telunjuk kita kan? Jari tangan juga lebih cocok digunakan buat mengaplikasikan jenis foundation liquid atau base makeup dengan kandungan skincare.

Makanya nggak heran kalo jari tangan juga punya kelebihan bisa memancarkan panas alami yang dihasilkan tubuh, dan berfungsi sebagai blender alami untuk produk makeup kita ke kulit. Coverage yang dihasilkan jari tangan sebagai aplikator juga lumayan, mulai dari medium sampe full coverage, meski ketahanannya juga nggak maksimal. Cuma emang kekurangan mengaplikasikan makeup pake jari adalah tangan kita jadi kotor, dan pemakaian produknya bisa jadi boros, apalagi kalo kita belum ahli banget, bakalan banyak spot muka yang nggak terjamah dan nggak ke-cover sempurna.

 

FLAT BRUSH

Flat brush dengan bentuk rata, pipih dan agak kaku ini biasa dipake buat mengaplikasikan foundation atau masker, karena bisa menjangkau wilayah-wilayah yang sulit, seperti cuping hidung, dahi mendekati area rambut atau area mata, plus nggak bikin tangan kita belepotan. Coverage yang dihasilkan flat brush adalah medium to full coverage. Minusnya, buat yang belum terlalu ahli make flat brush ini, terutama saat mengaplikasikan foundation, bakalan muncul garis-garis halus di wajah. Makanya nggak disarankan buat menyapukannya ke muka, dan lebih baik ditepuk-nepukkan saja.

 

ROUND TOP BRUSH

Berbeda dengan flat brush, round top brush punya ujung yang bulat dan digunakan dengan teknik memutar di seluruh wajah. Jenis brush ini biasa dipake untuk produk makeup bertektur powder atau compact, meski bisa juga digunakan untuk tektur liquid. Coverage yang dihasilkan dari jenis brush ini adalah sheer to medium, karena gerakan memutarnya membuat tampilan warna yang dihasilkan terlihat lebih natural, dan kita juga dapat menyelesaikannya dalam waktu yang cepat. Tapi round top brush juga punya kekurangan ada bagian pada wajah yang tidak tertutupi dengan sempurna, seperti celah antar rambut yang akan jauh lebih maksimal tertutupi apabila menggunakan sponge yang ditepuk-tepukkan.

 

BRUSH SET

Hari gini banyak banget brush set dijual dengan macem-macem keunikan gagang yang lucu-lucu dan menggoda banget buat dikoleksi. Buat para professional, brush set ini pasti punya perannya masing-masing,  kayak paddle brush, double fiberm oval brush, dll. Semakin kecil brush-nya, semakin detail area wajah yang bisa dijangkaunya. Tapi buat beginner, nggak jarang brush set ini ngebingungin banget fungsinya, dan yang ada akhirnya jadi mubazir dan nggak kepake, plus foundation bisa jadi nggak merata, cakey dan creasing. Jadi lebih baik buat para pemula, kalo emang mau beli brush set, beli yang setnya emang ditujuin untuk pemula aja.

 

OVAL BRUSH

Oval brush salah satu brush yang lumayan baru nongol di pasaran. Kalo diliat-liat, bentuknya mirip sama sikat gigi, cuma dengan helaian rambut di sikat yang lebih banyak dan lebih lembut, serta tangkai yang sedikit melengkung. Oval brush muncul dengan banyak variasi ukuran, dan bisa dipake buat berbagai macam jenis produk makeup, dari mulai base kayak foundation, sampe yang buat eyeshadow di bagian kelopak mata. Karena coverage yang dihasilkan oval brush ini masuk dalam kategori medium, banyak makeup enthusiast yang seneng banget sama hasil dari oval brush ini, karena bikin makeup jadi flawless, halus dan nggak cakey. Tapi karena bentuknya juga, agak sulit buat oval brush menjangkau area-area kecil macam daerah dekat mata, dan agak ribet juga kalo kita mau bawa ke mana-mana, alias nggak travel friendly!

 

POWDER SPONGE

Sponge adalah aplikator makeup yang paling sering kita pake dan liat dan udah pasti kita punya, karena biasanya ada dalam kemasan bedak (two way cake, compact powder, loose powder, BB cushion) yang kita beli, dan umumnya berbentuk bundar. Sebagai aplikator paling umum ditemuin, sponge jelas paling gampang dipake sama para pemula. Tapi karena teksturnya sponge yang berpori dan dapat menyerap produk dengan mudah, sponge juga gampang terpapar bakteri dan jamur, makanya penting banget buat kita untuk selalu ngebersihin sponge kita paling nggak sebulan sekali.

 

BEAUTY BLENDER

Produk yang muncul dengan berbagai variasi bentuk ini sempet ngehits banget dan diburu sama semua beauty enthusiast, bahkan jadi holly grail yang harus dipunya. Dengan bentuk kayak telur, atau ada juga yang muncul dengan bentuk wedge, diamond, triangle dan bentuk lainnya, tektur beauty blender sebenernya merupakan pengembangan dari sponge yang ‘disulap’ ke bentuk-bentuk yang lebih applicable ke sudut-sudut muka kita. Coverage yang dihasilkan pun terbukti lebih halus dan natural serta bertahan lebih lama daripada sponge biasa, karena tekanan produk di beauty blender yang diberikan pada kulit muka kita lebih maksimal. Tapi kekurangannya, kita jadi bisa boros foundation, sulit menjangkau wilayah wajah tertentu, dan jari tangan kita bisa kotor terkena noda foundation. Belum lagi kalo kita males mencuci sponge-nya akan cepat jamuran.

 

SILICON SPONGE

Silicon sponge yang lebih canggih karena diciptakan dengan menggunakan silicon. Kelebihannya yang paling utama dan menyaingi beauty blender adalah silicon sponge nggak memiliki pori, jadi kelebihan foundation nggak bakalan terserap dan jadi mubazir, juga lebih mudah dibersihkan, sehingga nggak rawan jamur. Tapi kekurangannya, tangan kita jadi super belepotan setiap kali mengaplikasikan foundation dan menurut beberapa beauty blogger pengaplikasiannya kalo nggak jago-jago amat kurang keliatan halus dibanding kita pake brush atau sponge.

 

FINGER PUFF

Meskipun bentuknya mirip mainan boneka jari milik adik atau ponakan kita, finger puff ini berfungis persis sama dengan saat kita menggunakan jari tangan sebagai aplikator makeup. Kelebihannya, tentu tangan kita bisa bersih dan nggak belepotan foundation. Tapi kelebihan panas alami yang dimiliki jari jadi tertutup karena jari kita terlindung dari puff yang ada.


Foto: berbagai sumber

Related Articles

Membentuk alis dengan Stensil Alis

13 April 2016

Membentuk alis dengan stensil alis memang merepotkan. Kalo alis nggak pas akan mempengaruhi muka. Nah dengan alat ini bisa membentuk atau menggambar alis sendiri.

CLING DENGAN CONTOURING

28 Februari 2016

Teknik mempertegas struktur tulang wajah supaya kelihatan lebih tirus.

DOPE LAYERS

05 April 2016

Let’s bundle up in these cool outerwears.

MEET ME AT THE FASHION SHOW

27 Maret 2016

But first, let’s follow the rules.

Share Article To

Leave a Comment
0 comments
You must be logged in to post a comment.