Login

Email
Password


Mylife

TEEN SEX EDUCATION PART.1

30 Maret 2018

Pendidikan sex sering kali dianggap tabu untuk dibicarakan. Entah karena kita malu, nggak nyaman, atau malah berpikir “ih apaan sih!”. Padahal sex education penting buat kita ketahui, karena kita harus tahu batasan, serta apa yang boleh dan nggak boleh kita lakukan. Terutama buat kita, yang udah puber dan mulai merasakan suka dengan lawan jenis.

 

APA ITU SEX

Ada berbagai macam jenis sex, tapi yang penting banget buat dicatat adalah adanya consent (memang dilakukan atas kesadaran suka sama suka, sadar akan tanggung jawab dan resikonya) serta ada komunikasi dari keduanya. Sex nggak hanya pleasure aja lho, tapi sex juga bisa lead to pregnancy atau STDs (Sexually Transmitted disease atau penyakit menular seksual).

 

So, what’s sex?

Physically, sex berarti masuknya penis (organ intim laki-laki) ke vagina atau miss v (organ intim wanita). Tapi buat sebagian orang sex nggak cuma ini aja, ada beberapa tipe/jenis sex yaitu:

Kalo udah tahu jenis-jenis sex ini, kalo ada yang bilang – misalnya - saling menyentuh organ intim itu bukan sex, owh itu salah banget!

 

AM I READY FOR SEX?

Apapun arti “sex” buat kita, melakukan aktivitas seksual dengan orang lain butuh kesadaran dan tanggung jawab yang tinggi. Apalagi sebagai cewek kita juga memikul tanggung jawab sebagai ibu dari generasi mendatang. Karenanya sebelum melakukan sex (terutama sex pra-nikah), coba pikirkan baik-baik apakah kita nyaman melakukannya? Apakah ini emang yang kita inginkan? Dan yang terpenting, apakah kita benar-benar siap melakukannya dengan segala resiko yang ada?

 

Think about this:

 

Bahkan buat orang dewasa sekalipun, melakukan sex adalah keputusan yang besar. It’s a big deal and that’s very personal. Ini adalah keputusan penting dimana HANYA kita yang bisa memutuskan.

 

TAPI, SEMUA ORANG MELAKUKANNYA KOK...

Kita belum siap untuk melakukan hubungan sex kalo alasannya ini:

Ingat ya, sex bukan alat pembuktian cinta kita sama dia. Kalo kita melakuan sex hanya karena ketiga alasan di atas yang datangnya dari tekanan orang lain, itu artinya kita nggak merespek dan menghargai diri kita sendiri. Semua orang melakukannya bukan berarti kita harus ikut-ikutan. Having sex (apalagi pra-nikah) is not a cool things, respect and stand up with your own decision, itu lah yang dibilang keren.

 

JADI KALO PACARAN BATASANNYA SAMPE SEJAUH APA?

Emang sulit menarik batasan yang jelas dan tegas dalam berpacaran, apalagi dengan lingkungan yang semakin liberal. Sebelum mutusin buat pacaran, kita sama pacar harus bisa tegasin apa yang boleh dan nggak boleh kita lakuin. Dan keputusan ini harus datangnya dari cewek, karena ceweklah yang berhak atas tubuh kita sendiri. Kalo misalnya kita hanya nyaman berpegangan tangan atau rangkul pundak, maka pacar kita harus respek dengan keputusan tersebut. Kalo misalnya dia nggak terima atau berkali-kali nge-langgar batasan yang udah kalian berdua tetapin, ini artinya dia nggak baik nih buat dipacarin karena dia nggak bisa menghargai privasi kita.

 

Last but not least, sex juga bagian dari hidup kita dan bukan topik yang memalukan untuk dibicarakan. Kalo kita bingung harus bagaimana, coba obrolin dengan orang yang kita percaya. Mau itu keluarga, sahabat, atau orang yang peduli dengan kita. Yang pasti, jangan lakukan sex kalo kita belum siap dengan segala resiko dan tanggung jawabnya. Let’s respect our own body!


Foto: Pexels

Related Articles

PROJECT BARENG SAUDARA

02 September 2016

Apa aja plus minus bikin project bareng saudara?

PACARKU NYEBELIN!

17 Maret 2016

Gimana caranya ngatasin cowok nyebelin?

6 TIPS NYEMBUHIN PATAH HATI

25 Maret 2018

Patah hati karena baru diputusin? Baca 6 tips ini biar sembuh!

NONTON STREAMING YUK!

06 April 2016

Tapi, hati-hati nggak bisa berhenti, hehehe!

Share Article To

Leave a Comment
0 comments
You must be logged in to post a comment.