Login

Email
Password


Mylife

BEHIND THE SPARKLING LIFE OF IDOL STAR

01 November 2017

Banyak yang ngeliat kehidupan idol atau group idol itu penuh gemerlap. Siapa coba yang nggak ngiri ngeliat aksi mereka yang megah banget di panggung, bisa hadir di acara-acara gala super mewah dan pake baju desainer papan atas di red carpet. Not to mention, fasilitas hidup mereka yang kayaknya wah banget, mulai dari rumah, apartemen, gadget, makeup artist dan stylist yang selalu siap bikin penampilan mereka keren, dan selalu bisa traveling ke ujung dunia. Tapi apa iya semuanya serba gemerlap?

 

Seiring dengan semakin mendunianya KPOP di dunia internasional, standar kualitas idolpun semakin meningkat. Untuk jadi sesukses grup besar seperti BIGBANG, GIRLS GENERATION, EXO atau pun BTS, ada list panjang yang harus dijalanin dan kerja keras yang nggak setengah-setengah. Kpop industry bisa dibilang sangat keras (kalo nggak mau dibilang kejam), bahkan persaingan antar sesama member di dalam satu grup pun nggak bisa dihindarin. Beda sama western entertainment industry yang gitu nurturing artis-artisnya dari muda, Kpop industry mengharuskan para idolnya nggak cuma belajar vocal dan dance, tapi juga akting, bahasa asing (karena disiapkan untuk jadi global artist), attitude, bahkan sampe mengawasi lifestyle dan apa yang mereka makan/minum.

Kehidupan sebagai trainee hanyalah awal dari rangkaian perjalanan panjang sebagai idol. Nggak jarang trainee bahkan idol yang udah debut sekalipun ngerasa nggak sanggup buat ngejalaninnya, apalagi ketika mereka dihadapin kesuksesan yang nggak pasti dan nggak sesuai sama impian mereka. Lalu apakah setelah debut to do list ini akan berkurang? Tentu aja nggak. Sebaliknya, ketika udah jadi idol list kita akan semakin panjang dan bukan nggak mungkin harus mengorbankan banyak hal.

Mau tau seperti apa dunia idol lebih lengkap? Keep reading!

 

LATIHAN SUPER (DUPER) KERAS

Kalo ada yang bilang latihan kerasnya idol dan trainee Kpop diiringi darah, keringat dan air mata, itu bener adanya. Setelah lolos dari audisi, perusahaan atau agency tempat kita bernaung akan meminta kita para trainee (calon idol) untuk menandatangani kontrak yang menyatakan diri bergabung dengan perusahaan tersebut, dengan lama waktu pelatihan yang nggak sebentar atau bervariasi tergantung perusahaannya.

BIGBANG formasi awal pre-debut

Contoh idol yang terkenal lama berlatih salah satunya adalah GDragon (BIGBANG). GD menghabiskan waktu 11 tahun sebagai trainee (5 tahun di SM Ent. & 6 tahun di YG Ent.), itupun dia nggak langsung berlatih vocal tapi mulai dari bawah, seperti ngebersihin ruang studio dan jadi waterboy buat para artis pas mereka latihan.

Jadwal latihan udah diatur sedemikian rupa oleh perusahaan, biasanya mereka akan mulai jam 5 pagi dan selesai setelah jam 1 pagi (atau bisa lebih dari itu). Buat mereka yang sekolah, tentunya hal ini cukup berat karena harus ngebagi waktu antara sekolah, belajar dan latihan. Makanya banyak yang akhirnya mutusin berhenti atau ngambil pendidikan di lembaga (semacam kursus) supaya mereka bisa fokus. Kalopun seorang trainee ngerasa nggak sanggup melanjutkan pelatihannya, kita nggak bisa gitu aja keluar, karena akan dikenakan penalty ganti rugi ke perusahaan yang udah ngebiayain semua pelatihan dan akomodasinya. Another case, bisa aja kita dicut apabila nggak bisa memenuhi standar kualitas yang diterapkan sama agency dalam monthly evaluation. Tentunya hal ini bakal berpengaruh banyak buat performance (atau CV) apabila kita mutusin untuk pindah ke agency lain. Kalo mau melihat sedikit gimana perjuangan para trainee, coba deh nonton salah satu variety show survival idol ‘WIN, WHO’S NECT’-nya YG Ent. yang menceritakan perjuangan idol group WINNER dan IKON yang saat itu masih jadi trainee.  

Fakta lainnya, walau pun kita berhasil debut tapi kita masih harus bersaing dengan idol group lainnya supaya bisa tampil di TV nasional. Coba bayangin kalo ada sekitar 100 group yang debut bersamaan dan kita harus bersaing di music show yang penayangannya hanya 2 jam demi muncul di stage seenggaknya 5 menit!

 

DIET SUPER KETAT DEMI STANDAR "IDEAL"

Nine Muse dan diet cup

Korea Selatan punya standar kecantikannya sendiri dan untuk idol khususnya cewek, mereka diharuskan tampil se-flawless mungkin setiap saat. Mantan SNSD trainee, Stella Kim setahun lalu pernah blak-blakan cerita gimana sulitnya jalan menjadi seorang idol. Beberapa agency mengatur diet untuk para idolnya sampe ke taraf se-ekstrim mungkin. Ada yang harus turun 8 kg sebulan, atau 10 kg dalam 3 minggu. Dasom (ex-member SISTAR) pernah nerapin one food diet dimana dia cuma makan timun aja. Lalu GIRLS GENERATION (SNSD) berusaha pertahanin berat badan mereka dengan nerapin 1500 kcal per hari, makanan mereka hanya terdiri dari sayuran, 5 potong brokoli, brown rice dan dada ayam rebus. Dengan jadwal latihan yang intens, banyak fans yang berpikir darimana mereka ngedapetin energy buat perform.

Wendy (Red Velvet) sempat bikin kuatir fansnya ketika tampil super kurus pas promosi 'Red Flavour'

Selain diet ketat, para idol pun juga ngalamin pressure di mana pada akhirnya operasi plastic jadi pilihan untuk memperbaiki kekurangan fisik. Hal ini juga disinggung oleh Stella ketika setiap saat, entah ketika bertemu stylist atau beauticians, pasti ada aja obrolan buat filler dan oplas. Dari sekedar double eyelid surgery, bikin jawline, sampe mancungin hidung. Inilah makanya buat sebagian orang yang awam dengan Kpop selalu melabeli idol dengan sebutan ‘plastic doll’ saking udah lumrahnya mereka oplas. Padahal masih ada sebagian besar Kpop idol yang tetap mempertahankan wajah asli mereka.

 

EXTREMELY PACKED SCHEDULE

Lay (EXO) terlihat kelelahan dan harus tidur di kursi airport, ihal ni nambah daftar kekuatiran fans karena sebelumnya Lay diketahui pingsan di Incheon Airport sesaat sebelum boarding.

Selain jadwal latihan vocal dan nge-dance, Kpop idols masih punya segudang jadwal lainnya. Mulai dari recording, shooting mv, jadwal konser/tur, main drama atau film, fansign. Kalo mereka sedang comeback atau promosi jadwalnya bisa naik hingga beberapa kali lipat, bahkan bisa aja dalam satu hari mereka harus tampil live lebih dari satu kali. Semua ini dilakuin agar nama mereka tetap ada di hati para Kpop fans. Tapi se-sempurnanya idol di atas stage atau pun di foto dan tv, idol tetaplah manusia biasa. Jadwal yang ekstra padat nggak jarang bikin mereka kelelahan baik fisik maupun mental. Apalagi ditambah harus ngorbanin waktu tidur, ‘me time’ sama keluarga atau teman atau pun sekedar ngelakuin hobi. Hal yang biasa buat kita justru jadi hal mewah buat mereka.

Ki-Ka: Pas ikutan Law of Jungle Jin nunjukin tanda-tanda fatigue karena kurang istirahat & harus nerima perawatan. Jin & Taehyung (BTS) showing extreme exhaustion during live performance, setelah sebelumnya harus syuting 24 jam non-stop. Had to attend DNA fansign whilst having a bad flu.

Akibatnya, banyak idol yang pernah collapse di atas panggung pas performance seperti yang dialamin GFriend Sinb dan VIXX N. Atau kelelahan saat sedang ngejalanin jadwal seperti yang dialamin EXO Lay dan BTS Jin. Sampe sekarang ada banyak idol yang memutuskan untuk berhenti dari dunia entertainment akibat kesehatan mereka yang memburuk.  

 

MASALAH KONTRAK & AGENCY (MISS)TREATMENT

Ki-ka: Kris, Luhan, & Tao

Kpop idols dan kontrak adalah dua hal yang nggak bisa dipisahin, karena ini adalah jaminan baik untuk agency dan si idol itu sendiri. Tapi nggak jarang pada akhirnya kontrak ini seakan mengikat kebebasan mereka sebagai pekerja kreatif atau pun mengikat hak bersuara mereka. Contoh yang paling heboh adalah kasus HanGeng (ex-member Super Junior), TVXQ, dan EXO (Kris, Tao, Luhan) yang menuntut SM Ent. (dalam waktu tidak bersamaan) atas kontrak mereka yang dinilai tidak adil. Hal ini nggak cuma nimpa agency besar aja, masalah kontrak juga dialamin BAP yang menilai agency mereka sudah memperlakukan mereka tidak adil. Inti dari masalahnya adalah para idol ini disuruh untuk bekerja tanpa henti, sementara penghasilan yang mereka dapat hanya sedikit atau nggak ada sama sekali. Alhasil BAP yang kala itu sedang ngalamin masa suksesnya terpaksa menghentikan semua aktivitas, biarpun masalah kontrak ini berhasil diselesaiin tapi imbasnya adalah BAP harus memulai semuanya dari bawah lagi.

Walaupun udah 'berbaikan' dengan agencynya tapi sampe saat ini BAP masih harus berusaha meraih lagi popularitasnya yang jatuh akibat perkara lawsuit.

Selain kontrak adalagi isu tentang mistreatment yang dialamin Kpop idols. Musti diingat, hak idols sepenuhnya dipegang oleh agency yang menaungi mereka, mau itu dari bikin lagu sampe konsep agency sepenuhnya memegang quality control dan decision maker. Beberapa waktu lalu, Amber Liu (F(x)) pernah blak-blakan mengkritik SM Ent. terkait karir dan nasib grupnya.

Amber Liu (F(x)), setelah blak-blakan di akun instagramnya, sekarang masih menunggu kejelasan gimana nasib grup-nya dan berharap untuk comeback.

At the end of the day, sebagai idol kita emang nggak bisa mengelak dari yang namanya kontrak. Khususnya group, nggak sedikit fans yang melihat kontrak sebagai momok dan penentu bertahan atau tidaknya member di dalam grup / agency tersebut. Bisa jadi idol atau grup yang selama ini kita idolain ketika masa kontraknya habis akan keluar atau malah disband, seperti yang terjadi pada 4Minute dan Wonder Girls.

 

MAINTAIN GOOD IMAGE

Setelah bertahun-tahun struggling dengan isu bullying dan ditinggal pergi membersnya, T-ara akhirnya comeback dengan 4 member yang tersisa.

Beda sama western entertainment industry dimana fansnya cukup legowo sama tingkah laku idolanya, Kpop industry termasuk yang cukup kritis sama attitude dan lifestyle idolanya. Korea Selatan sangat mementingkan yang namanya public image, ditambah kultur mereka yang berdasarkan senior-junior relationship, punya attitude flawless bisa jadi nilai tambah di mata mereka. Cukup satu skandal bisa ngancurin image bahkan karir si idol, kalo udah gini akan sulit buat si idol untuk kembali ke karirnya yang semula. Misalnya drugs skandalnya Park Bom (ex. 2NE1) dan isu bullying yang terjadi pada T-Ara.  

 

DEALING WITH FANS, SASAENG & HATERS

IU yang kena lempar botol air ke wajahnya cuma bisa senyum dan ketawa-ketawa (padahal pasti sakit banget deh itu).

Fans adalah segala-galanya buat Kpop idols, Kpop fans bisa jadi dedicated dan worshipping banget sama idol-nya. Seorang fans bisa jadi motivator tapi juga sekaligus bisa jadi bencana buat si idol. Udah banyak yang ngebahas gimana perlakuan fans ke idolnya, dari yang wajar sampe yang bikin kita geleng-geleng kepala. Selain fans normal (fangirls & fanboys), ada yang disebut sasaeng fans dimana tingkat obsesi si fans ini udah sampe taraf yang mengkhawatirkan. Mereka bakal ngikutin si idol 24/7 kemanapun mereka pergi, nyari info sampe ke jadwal pribadi, nge-hack nomor telpon dan SNS, bahkan kalo perlu nginstal kamera di dalam rumah si idol!

Waduh kok ini serem banget ya -_-;

Selain sasaeng fans, idol juga musti ngadepin rude fans dan haters dimana fans ini seperti bebas untuk berkomentar kalo dia suka atau nggak suka dengan si idol. Mungkin kalo di Indonesia disebut ‘nyinyir’ kali ya. Dan ironisnya, si idol musti tetap senyum manis buat ngadepin fans yang kayak gini. Contohnya pas IU dilempar botol air pas konser oleh salah satu fansnya atau ketika Suho harus ngadepin fans yang kelampau obsess sama dia (well, yang ini keliatan upset sih). Belum ditambah kalo ada fanwars, padahal fans adalah wajah si idol, bisa-bisa image si idol rusak gara-gara kelakukan segelintir fansnya.

See, jadi seorang idol nggak semudah dan se-gemerlap perkiraan kita. Setiap idol dan idol group bekerja keras siang dan malam demi ngeraih impian mereka jadi top artist dan dapat pengakuan nggak cuma dari fans tapi juga dari publik secara global. Semuanya itu nggak akan mungkin didapat kalo si idol ongkang-ongkang kaki aja, apalagi kalo latihan secara instan dan nggak serius. Dan gemerlapnya dunia mereka nggak lepas dari peran fans sebagai faktor pendukung paling utama. Tapi kadang kita sebagai fans melakukan hal di luar batas kewajaran hanya karena terlalu cinta sama idol yang kita suka. Padahal musti diingat, idol pun juga manusia biasa yang bisa ngerasain capek dan lelah sama pekerjaannya sebagai idol. Dan kita sebagai fans musti sadar gimana kita bisa mensupport idol tanpa harus terlalu menuntut atau pun terlalu terobsesi dengannya. Be a mature fans ya Happy Females


Foto: berbagai sumber

Related Articles

Cara LDR Agar TIdak Bosan

13 April 2016

Bagaimana ya cara LDR agar tidak bosan dan tetap romantis dengan pasangan? LDR juga tetep bias nyenengin kok! Simak tipsnya.

Teman yang selalu tergantung atau Overly Attached Friends

13 April 2016

Punya teman yang tergantung sama kita yang sampai mengatur apa yang harus dan nggak harus kita kerjain dan musti tau kita lagi jalan sama siapa pun? Nah ini tipsnya

PROJECT BARENG SAUDARA

02 September 2016

Apa aja plus minus bikin project bareng saudara?

PACARKU NYEBELIN!

17 Maret 2016

Gimana caranya ngatasin cowok nyebelin?

Share Article To

Leave a Comment
0 comments
You must be logged in to post a comment.