Login

Email
Password


Mybody

MENGENAL TIGA JENIS PENYAKIT HEPATITIS

28 Juli 2018

Penyakit hepatitis adalah penyakit yang disebabin oleh virus dan bisa menular ke siapa aja, termasuk remaja. Bahkan menurut Prodia dan Press Reader, penyakit hepatitis (khususnya hepatitis A, B, dan C) banyak menyerang remaja salah satunya karena lifestyle modern. Dan sekitar 90% orang yang terkena hepatitis nggak nunjukin gejala yang spesifik di tahap awal sehingga sulit untuk dideteksi. Karena itu yuk kenal lebih dalam dengan penyakit hepatitis supaya kita bisa mencegahnya

 

APA ITU PENYAKIT HEPATITIS?

Hepatitis merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus hepatitis yang menyerang hati atau liver, sehingga terjadi peradangan pada organ tersebut. Umumnya kita mengenal penyakit ini dengan sebutan ‘penyakit hati’. Setidaknya da 6 macam jenis virus hepatitis tapi yang paling terkenal adalah hepatitis A, hepatitis B, dan hepatitis C.

 

Sebelum kita bahas satu-persatu jenis hepatitisnya, simak di bawah dulu yuk kayak apa sih gejala penyakit hepatitis itu.

Nafsu makan berkurang. Walaupun kita lapar tapi entah kenapa kita nggak mau makan, bahkan ditawari cheesy pizza favorit aja kita ogah. Hilangnya nafsu makan ini otomatis bikin tubuh kehilangan banyak tenaga dan badan terlihat kurus sekaligus lemah. Untuk gejala awal ini coba minum jamu beras kencur (bisa dibeli di tukang jamu atau toko obat) yang bisa nambah nafsu makan.

Mual. Jangan sampe salah mengira dengan masuk angin ya. Kalo kita ngerasa mual terus-terusan dan nggak ada perubahan biarpun udah minum air hangat atau obat, segera cek ke dokter.

Muntah. Biasanya berbarengan dengan mual dan bikin kita lemas.

Sakit kuning. Ini adalah penyakit di mana pada bagian tubuh dari kepala sampe kaki bahkan mata jadi menguning.

Kelelahan. Kurang tidur, lemas, nggak semangat buat beraktivitas, dll. Kelelahan disebabin karena kita kurang tidur dan istirahat yang cukup.

Tubuh terasa nyeri di beberapa bagian. Gejala nyeri tubuh sebenarnya bisa disebabin karena berbagai hal. Tapi umumnya pada remaja kayak kita, nyeri tubuh dibarengi dengan rasa sakit, padahal nggak kebentur atau kena apapun, tapi ada rasa sakit hebat yang nyerang. Kalo kita merasa seperti ini, jangan panik, bilang ke ortu untuk konsultasi ke dokter.

Sakit kepala. Awalnya hanya pusing, lalu kepala semakin berat, lalu pada akhirnya ngalamin rasa sakit yang hebat dan pusing kayak dunia lagi berputar (vertigo). Dan biasanya rasa sakit kepala ini terus-terusan ada atau muncul-hilang selama beberapa hari.

 

Menurut website kesehatan, Prodia, walaupun penyebab paling utama penyakit hepatitis adalah infeksi virus tapi hal ini dipicu oleh lifestyle (gaya hidup) modern yang kurang olahraga ditambah seringnya mengkonsumsi makanan tinggi lemak dan karbohidrat, sampe alkohol dan penggunaan obat-obatan yang tidak dianjurkan oleh dokter.

 

Nah kalo udah tahu gejala dan penyebabnya, yuk baca di bawah masing-masing penjelasan penyakit hepatitis A, B, dan C.

 

APA ITU HEPATITIS A?

Hepatitis A lebih kita kenal dengan penyakit kuning, yang sering dialamin pada anak kecil dan remaja. Gejala hepatitis A awalnya seperti flu; demam, badan panas, mual, dan tulang terasa nyeri. Menurut webmd, orang yang terkena penyakit hepatitis A nggak sadar dia kena penyakit tersebut karena gejalanya yang ‘normal’ kayak kena flu. Sampai kemudian gejalanya berubah jadi mata menjadi kuning, air seni kita jadi berwarna kayak kecoklatan dan kalo perut sebelah kanan di bawah iga pinggang akan terasa sakit kalo ditekan.

Penularan hepatitis A bisa lewat makanan atau minuman yang nggak bersih. Raw food, buah dan sayur yang nggak dicuci bersih pun bisa jadi pemicu hepatitis A. Inilah kenapa penting banget untuk mencuci tangan kita sebelum makan atau pun sehabis melakukan sesuatu.

Penyakit hepatitis A bisa disembuhkan kurang lebih dalam waktu 5-12 minggu, dan penderitanya harus istirahat total dengan menjaga pola makannya.

 

APA ITU HEPATITIS B?

Kalo hepatitis A tergolong ‘nggak berbahaya’ beda dengan hepatitis B dan C. Gejala hepatitis B awalnya kayak maag, perut terasa kembung atau mual. Dan selanjutnya gejalanya mirip dengan hepatitis A yaitu demam. Virus hepatitis B sulit dibasmi yang nyebabin infeksi jangka panjang. Menurut webmd, hampir 90% bayi yang terjangkit virus ini akan membawanya seumur hidup. Dan seiring berjalannya waktu, hepatitis B akan memicu penyakit yang lebih serius, seperti gagal hati bahkan kanker.

Penularan hepatitis B melalui jarum suntik, jarum bor dokter gigi, transfusi darah, pisau cukur, ludah, ASI (dari ibu yang tertular hepatitis B ke bayinya), hubungan intim tanpa proteksi, bahkan sikat gigi. Penting diingat, hepatitis B tidak menular melalui pelukan atau batuk.

Kalo nggak ditanganin secara serius, penderita hepatitis B bisa jadi carrier, dan seorang carrier nggak diperbolehkan untuk jadi donor darah dan organ tubuh.

Sampe saat ini, untuk menangani hepatitis B bisa lewat perawatan dan melalui cara tradisional, yaitu minum air rebusan temulawak. Tapi belum ada penelitian secara pasti tentang khasiat temulawak ini, jadi tetap harus dengan pengawasan dokter.

Untuk mencegah penyebarannya, sebaiknya kita jangan merokok, minum-minuman beralkohol atau memforsir tubuh dengan melakukan pekerjaan berat.

 

APA ITU HEPATITIS C?

Walaupun belum se-populer hepatitis A dan B, tapi hepatitis C ini udah cukup bikin pusing para ahli. Gimana nggak, gejala hepatitis C nggak terlalu jelas karena virus ini sering kali menyerang secara ‘incognito’ alias nggak nunjukin gejala yang berarti. Kebanyakan gejala yang muncul sama seperti hepatitis A dan B, tapi jangka waktunya lebih panjang. Masih menurut webmd, 25% orang yang terkena penyakit hepatitis C sembuh setelah ngalamin infeksi jangka pendek, sedangkan sisanya membawa infeksi virus ini selama hidup mereka. Hepatitis C yang udah parah bisa nyebabin penyakit serius seperti komplikasi hati, gagal hati, ataupun kanker.

Penularannya sendiri masih rancu dan mirip seperti hepatitis B, ditambah melalui jarum tindik, tato, atau langsung dari penderita hepatitis C. Menurut Prodia, dibanding hepatitis A dan B, hepatitis C lebih rentan untuk menjadi kronik yang bisa berkembang jadi sirosis hati dan kanker hati.

 

GIMANA CARA KITA MENCEGAH PENYAKIT HEPATITIS?

Musti diingat hepatitis, apapun jenisnya, bisa nyerang siapa aja. Untuk mencegahnya nggak ada yang lebih baik dengan memperbaiki lifestyle kita. Mulai dari rutin olahraga, pola makan yang seimbang (kalo pun ingin makan junkfood, imbangin dengan makan sehat), no smoking and drugs, mengkonsumsi vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh, dan lakukan vaksinasi untuk hepatitis. Dengan tahu gejalanya lebih awal, akan lebih mudah mengobatinya, tapi akan lebih baik lagi kalo kita bisa mencegahnya.


Foto: Shutterstock

Related Articles

Liburan mini dengan hasil maksimal

02 September 2016

Mini trip adalah liburan singkat dengan teman dekat yang lebih efektif.

Hobi yang bikin happy

13 April 2016

Melakukan hobi yang kita sukai bisa ngusir stres, lho. Soalnya pas melakukannya, kita akan feel happy

Sehat dengan Tidur

13 April 2016

Dengan tidur, sistem perbaikan tubuh bisa bekerja dengan lebih cepat, sistem pembuangan alami bisa bekerja dengan lebih baik

Cara mengatasi PMS: Tau lebih lanjut tentangnya

13 April 2016

Cara mengatasi PMS yang pertama adalah mengetahui seluk beluk terlebih dahulu tentang seputar PMS ini. Coba saja baca dulu agar tahu kamu bisa mengatasi PMS mu

Share Article To

Leave a Comment
0 comments
You must be logged in to post a comment.