Login

Email
Password


Mybody

SEJARAH PEMBALUT HAID

19 November 2017

Setiap cewek yang mengalami haid pasti akrab dengan benda yang satu ini. Yes, pembalut haid. Di awal remaja cewek mendapatkan haid, udah pasti mama atau kakak cewek akan ngenalin gimana caranya menggunakan si pembalut ini. Tapi meskipun akrab digunakan tiap bulannya, kayak apa ya asal muasal si pembalut haid hingga sampe kayak yang kita kenal sekarang ini?

Berbeda negara dan kebudayaan menyebabkan perempuan-perempuan di seluruh dunia memiliki cara yang berbeda dalam menangani haid.Penemuan dan catatan sejarah menyebutkan, bahkan pada masa Mesir Kuno, perempuan di zaman itu sudah mengenal penggunaan pembalut yang terbuat dari daun papyrus yang telah dilembutkan dan dibentuk seperti tampon. Perkembangan selanjutnya yang dicatat adalah pada masa Yunani Kuno, yang para perempuannya menggunakan bahan kapas halus yang dibungkus dengan kayu kecil.

Uniknya, penggunaan bahan pembalut pada tiap negara dan budaya, bergantung pada ketersediaan bahan dari alam sekitarnya. Kalo Mesir menggunakan daun papyrus dan Yunani menggunakan kapas halus, maka pada suku Indian Inuit di Eskimo, mereka menggunakan kulit kelinci yang dibuat menjadi bantalan. Sedangkan perempuan Uganda di Afrika lebih memilih potongan kulit pohon. Dalam riset sejarah, tercatat bahan-bahan alam yang pernah digunakan sebagai pembalut haid adalah wol, rumput kering, kapas, kain bekas, atau serat sayuran. Bahan-bahan tersebut biasanya dimasukkan ke dalam kantong dan kemudian diselipkan di antara dua kaki. Duh, nggak praktis ya!

Baru kemudian pada 1867 ditemukanlah menstrual cup atau yang dikenal dengan mangkuk menstruasi. Meski pada masa itu disebut-sebut sebagai penemuan modern dan hanya bisa digunakan oleh perempuan berstatus tinggi karena harganya yang relatif mahal, cara penggunaan dan pemakaiannya pun nggak ada praktis-praktisnya girls. Gimana nggak, mangkuk tersebut diletakkan ke dalam kantong kain yang dihubungkan ke belt yang diikat ke pinggang. See, nggak praktis kan!

Barulah pada masa perang ditemukan cikal bakal pembalut modern atau menstrual pad. Siapa yang sangka kalo perban yang digunakan untuk menutup luka tentara yang berperang menjadi ide awal menstrual pad ini. Di tahun 1896 menstrual pad sekali pakai ini mulai diperdagangkan secara komersil. Namun sayangnya produk ini nggak gitu laku karena para perempuan masih takut menggunakannya. Mereka juga beranggapan dengan membeli menstrual pad ini orang-orang jadi tau kalo mereka sedang mendapatkan haid. Segitunya ya!

Masih mahalnya harga menstrual pad juga jadi penyebab kenapa banyak perempuan masih memilih menggunakan lilitan kain sebagai pembalut. Baru deh di tahun 1921 produk pembalut kain yang menggunakan pulp kayu diciptain. Lagi-lagi ini diciptain ketika suster Prancis nemuin kalo bahan ini mampu menyerap darah lebih banyak pada tentara yang terluka akibat perang.

Sejak itu evolusi pembalut pun mulai berkembang. Dari yang berbentuk persegi ekstra panjang yang ditutupi lapisan penyerap dan dijepit di dalam korset khusus, sampe penemuan tambahan sayap di tahun 1970an. Di tahun 1978, ditemukan lagi teknologi penyerapan ekstra yang menempatkan material seperti berbentuk gelas di dalamnya, sehingga dapat menampung darah haid secara maksimal. Dari situ kemudian pembalut ditambahkan dengan penggunaan strip di bagian bawahnya agar tidak bergeser. Di tahun 1980an juga mulai dikenal desain pembalut yang ergonomis atau mengikuti pergerakan tubuh, bahkan setelah itu diciptakan teknologi anti tembus dan anti kerut.

Untungnya, sebagai cewek yang hidup di era modern, kita udah nggak perlu lagi ngalamin transformasi pembalut itu girls, karena sekarang udah banyak pembalut modern yang bisa dipilih. Tapi yang pasti, kita harus milih pembalut yang bisa ngasih kenyamanan ekstra dan bisa dipake di berbagai aktivitas kita, kayak Softex Dream Line pastinya. Dengan banyaknya varian, mulai dari Softex Light Airy yang selembut sutera dan super tipis dengan ketebalan 2 mm, serta Softext Comfort Slim yang punya permukaan senyaman bantal dan breathable layer bersikulasi udara untuk mencegah kelembapan dan menyerap cairan lebih cepat 1 detik, hari-hari haid kita nggak bakal ribet lagi deh pastinya!

 


 

Related Articles

Liburan mini dengan hasil maksimal

02 September 2016

Mini trip adalah liburan singkat dengan teman dekat yang lebih efektif.

Hobi yang bikin happy

13 April 2016

Melakukan hobi yang kita sukai bisa ngusir stres, lho. Soalnya pas melakukannya, kita akan feel happy

Sehat dengan Tidur

13 April 2016

Dengan tidur, sistem perbaikan tubuh bisa bekerja dengan lebih cepat, sistem pembuangan alami bisa bekerja dengan lebih baik

Cara mengatasi PMS: Tau lebih lanjut tentangnya

13 April 2016

Cara mengatasi PMS yang pertama adalah mengetahui seluk beluk terlebih dahulu tentang seputar PMS ini. Coba saja baca dulu agar tahu kamu bisa mengatasi PMS mu

Share Article To

Leave a Comment
0 comments
You must be logged in to post a comment.